Indeks entriEntry index
TradisiTradition
#
A
D
H
J
K
TradisiTradition Kenduri haji, peusijuek, dan meusapat: ritus pelepasan calon hajiHajj feast, peusijuek and meusapat: rites of sending off the pilgrim
Sebelum berangkat, calon haji Aceh menjalani rangkaian ritus yang menjadikan haji peristiwa seluruh kampung. Kenduri haji berfungsi sebagai pengumuman publik, peusijuek memberi restu adat, dan meusapat menjadi saat meminta maaf…Before departing, Acehnese pilgrims pass through a series of rites that turn the hajj into an event for the whole village. The hajj feast serves as a public announcement, peusijuek…
TradisiTradition Kerja perempuan di kampung dan tradisi meurupVillage women's labour and the meurup tradition
Di kampung-kampung Aceh, perempuan memikul bagian terbesar kerja sawah, dari menanam hingga panen, di samping pekerjaan rumah dan dapur kenduri. Tradisi meurup, yakni membayar bantuan kerja dengan tenaga, menambah beban…In Acehnese villages women carry the greater share of rice-field work, from planting to harvest, alongside housework and cooking for communal feasts. The meurup tradition, repaying labour assistance with labour…
TradisiTradition Keurija dan bek peumale gampongKeurija and bek peumale gampong: communal work and guarding village honour
Keurija (kerja) adalah istilah untuk hajatan sosial dalam siklus hidup, terbagi menjadi keurija udep (hajatan kehidupan) dan keurija mate (urusan kematian). Dalam keurija, warga membantu tanpa pamrih dan semua konflik…Keurija ('work') is the term for social gatherings in the life cycle, divided into keurija udep (celebrations of life) and keurija mate (matters of death). In keurija, villagers help without…
TradisiTradition Khalud: khalwat empat puluh hariKhalud: the forty-day retreat
Khalud adalah istilah dalam tradisi Aceh untuk praktik menyepi dan bermeditasi seorang diri, lazimnya selama sekitar empat puluh hari, dalam perjalanan spiritual menuju makrifat. Praktik ini disejajarkan dengan khalwat para…Khalud is the Acehnese term for solitary seclusion and meditation, typically lasting around forty days, undertaken on the spiritual path towards ma‘rifa. The practice is paralleled with the retreats of…
TradisiTradition Khanduri La’ôtKhanduri Laot (sea feast)
Khanduri La’ôt adalah kenduri adat nelayan sebagai ungkapan syukur atas hasil laut, dipimpin oleh Panglima La’ôt. Di sebagian kampung, nelayan menyumbang untuk membeli kerbau yang disembelih dan dibagikan, lalu sebagian…The Khanduri Laot is a customary fishers' feast expressing gratitude for the bounty of the sea, led by the Panglima Laot. In some villages fishers pool contributions to buy a…
TradisiTradition Khanduri: kenduri dalam siklus kerja orang AcehKhanduri: ritual feasts in the Acehnese work cycle
Khanduri (kenduri) menyertai hampir setiap bentuk jak, yaitu perjalanan mencari nafkah atau beribadah. Ada khanduri thon bagi pedagang, khanduri blang sebelum turun ke sawah, khanduri laot di tepi laut, dan…Khanduri (ritual feasts) accompany almost every form of jak, the journeys made to earn a living or to worship. There is khanduri thon for traders, khanduri blang before planting, khanduri…
M
P
TradisiTradition Pantang melaut pada hari JumatThe Friday ban on going to sea
Larangan melaut pada hari Jumat adalah aturan Adat La’ôt yang paling dikenal nelayan Aceh. Pelanggarnya dapat dikenai sanksi oleh Panglima La’ôt berupa kewajiban menyembelih seekor kambing. Penafsirannya beragam, dari larangan…The ban on going to sea on Fridays is the best-known rule of the Adat Laot among Acehnese fishers. Violators can be penalised by the Panglima Laot with the obligation…
TradisiTradition Peh bantai dan sandiwara kelilingPeh bantai and travelling sandiwara theatre
Peh bantai (pukul bantal) adalah seni tutur Aceh di mana seorang pencerita memukul bantal sambil memerankan banyak tokoh dari sebuah hikayat. Tradisi ini dipopulerkan oleh tokoh legendaris Adnan PMTOH dan…Peh bantai (‘striking the pillow’) is an Acehnese storytelling art in which a narrator beats a pillow while voicing the many characters of a hikayat. It was popularised by the…
TradisiTradition Pengajian kitab Sabila dan SirusNight study circles on the Sabila and Sirus texts
Pengajian malam di dayah Aceh Besar menghadirkan ratusan warga yang membawa kitab Sabīl al-Muhtadīn dan Sīr al-Sālikīn, yang secara populer disebut Sabila dan Sirus. Teungku membacakan kitab lalu memberikan surah,…Night study circles at dayah in Aceh Besar draw hundreds of villagers carrying Sabīl al-Muhtadīn and Sīr al-Sālikīn, popularly called Sabila and Sirus. A teungku reads the text and then…
TradisiTradition Pulang haji: oleh-oleh, cerita, dan kisah ‘dosa yang ditampakkan’Homecoming: gifts, stories and tales of 'sins revealed'
Kepulangan jemaah haji di Aceh disambut kunjungan sanak famili yang datang bukan hanya untuk air zamzam dan tasbih, tetapi juga untuk mendengar cerita. Kisah tersesat, keajaiban, dan pengalaman mistik diulang…When pilgrims return to Aceh, relatives flock to their homes not only for Zamzam water and prayer beads but to hear their stories. Tales of getting lost, of wonders and…
Q
R
S
T
TradisiTradition Tabib dan jalur ilmu gaib di AcehTabib and the paths of occult knowledge in Aceh
Di Aceh, penyembuh dan praktisi ilmu gaib lebih suka disebut tabib daripada dukun. Pengamatan terhadap sejumlah tabib menunjukkan beberapa jalur: menuntut ilmu gaib, putih atau hitam, terutama di pantai selatan…In Aceh, healers and practitioners of occult knowledge prefer to be called tabib rather than dukun. Observation of several tabib suggests a number of paths: studying occult knowledge, white or…
TradisiTradition Tarekat, suluk, dan khalwat di AcehTarekat, suluk and khalwat in Aceh
Meski tasawuf falsafi tabu, praktik tarekat, suluk, dan khalwat sangat membudaya di Aceh. Sejumlah ulama terkemuka berperan sebagai khalifah atau mursyid bagi pengikutnya. Warga, baik di dalam maupun di luar…Although philosophical Sufism is taboo, the practices of tarekat, suluk and khalwat are deeply rooted in Aceh. Several leading ulama act as khalifa or murshid to their followers. Residents both…