Indeks entriEntry index
KelompokCommunity
A
G
KelompokCommunity Ganja sebagai “perekat” Aceh dan JawaCannabis as the ‘glue’ between Aceh and Java
Pengamatan etnografis tentang perantau muda Aceh di Jawa menunjukkan bahwa jaringan perdagangan ganja ilegal dari Aceh ke Jawa hingga Bali mempertemukan orang Aceh dan Jawa justru ketika kedua kelompok berhadapan…Ethnographic observation of young Acehnese migrants in Java shows that illegal cannabis networks running from Aceh through Java to Bali brought Acehnese and Javanese together even as the two faced…
KelompokCommunity Gerakan Aceh Merdeka (GAM)Free Aceh Movement (GAM)
GAM didirikan oleh Tgk. Hasan di Tiro dan dideklarasikan pada 1976 dengan tujuan menjadikan Aceh negara merdeka. Para pengkaji menggolongkannya sebagai gerakan nasionalis berbasis wilayah, bukan agama. Kadernya dibentuk melalui…GAM was founded by Tgk. Hasan di Tiro and proclaimed in 1976 with the aim of making Aceh an independent state. Scholars classify it as a territorial nationalist movement rather…
H
I
KelompokCommunity Imigran Aceh di Semenanjung MalaysiaAcehnese migrants in Peninsular Malaysia
Sejak 1980-an, Pulau Pinang dan Kuala Lumpur menjadi tujuan utama migrasi orang Aceh. Tiga alasan dominan mendorongnya: konflik bersenjata, pencarian nafkah, dan pendidikan. Semangat ini dirumuskan sebagai falsafah jak u…Since the 1980s Penang and Kuala Lumpur have been the main destinations of Acehnese migration. Three reasons dominate: armed conflict, the search for a livelihood, and education. The impulse is…
KelompokCommunity Inong bale: janda di kampung AcehInong bale: widows in Acehnese villages
Inong bale adalah sebutan Aceh bagi janda, khususnya yang ditinggal mati suaminya. Di banyak kampung, mereka menjadi ibu sekaligus ayah, berhasil mendidik anak hingga perguruan tinggi, dan jarang menikah lagi.…Inong bale is the Acehnese term for widows, especially women whose husbands have died. In many villages they serve as both mother and father, often educating their children through university,…
J
P
S
T
KelompokCommunity Teungku Bale dan Teungku RangkangTeungku Bale and Teungku Rangkang
Teungku Bale dan Teungku Rangkang adalah dua jenjang pengajar di bawah Teungku Chik dalam sistem dayah. Teungku Bale mengajar santri di balai dayah, setara tingkat sekolah menengah atas, dan mewakili…Teungku Bale and Teungku Rangkang are the two teaching ranks below the Teungku Chik in the dayah system. The Teungku Bale teach students in the dayah halls, at roughly upper-secondary…
KelompokCommunity Teungku Chik (Abu): pemimpin dayah dan pemimpin spiritualTeungku Chik (Abu): dayah heads and spiritual leaders
Teungku Chik, yang juga dipanggil Abu atau Abon, adalah ulama tertinggi dalam hierarki keagamaan Aceh dan pemimpin dayah. Kedudukannya setara dengan kiai di pesantren Jawa. Nama panggilan mereka kerap dilekatkan…The Teungku Chik, also addressed as Abu or Abon, stands at the top of Aceh's religious hierarchy and heads a dayah. The position is equivalent to that of the kiai…
KelompokCommunity Teungku Meunasah
Teungku Meunasah adalah guru agama kampung yang bertugas di meunasah, bukan di dayah. Ia mengajarkan dasar-dasar Islam kepada anak-anak dan menjadi rujukan keagamaan warga kapan saja dibutuhkan. Bersama keuchik, ia…The Teungku Meunasah is the village religious teacher who serves at the meunasah rather than in a dayah. He teaches children the fundamentals of Islam and is the community's religious…
KelompokCommunity Toke bangku dan ekonomi nelayanToke bangku and the fishers' economy
Toke bangku adalah pedagang perantara yang menentukan harga dan menjual hasil tangkapan nelayan di kuala. Bersama pemilik boat dan pawang, mereka termasuk pihak yang paling banyak menikmati hasil laut, sementara…The toke bangku are middlemen who set prices for and sell fishers' catches at the river-mouth landing sites. Together with boat owners and pawang, they are among those who profit…