Teurimong jame: membaca bagan penerimaan tamuTeurimong jame: reading the guest-reception diagram
Presentasi tanpa tahun
Presentasi membedakan hubungan dengan tamu, ruang penerimaan, dan lama tinggal dalam kehidupan rumah tangga.
The presentation differentiates guest relationships, reception spaces and lengths of stay in household life.
Bagan menyebut jame syedara, jame jiran, jame teuka, dan jame jioh. Perbedaan dijelaskan melalui kekerabatan, aliansi, kedatangan tiba-tiba, serta jarak. Penyambutan dapat melibatkan anggota rumah tangga maupun orang di luar rumah.
Bagian ruang dan durasi menghubungkan jamuan, privasi, biaya, penginapan, serta akses penghidupan. Bahan ringkas ini merupakan tipologi penulis, bukan hasil survei yang membuktikan semua rumah tangga Aceh mengikuti aturan sama. Judul unggahan berbeda dari judul presentasi; keduanya dicatat untuk keterlacakan.
Rujukan: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. Makna Teurimong Jame dalam Budaya Masyarakat Aceh. Bahan presentasi, 5 halaman PDF, tanpa tahun. Nama berkas: Tamu dalam Masyarakat Aceh.pdf. Halaman PDF 1–5.
The diagram names jame syedara, jame jiran, jame teuka and jame jioh, relating them to kinship, alliance, unexpected arrival and distance. Reception may involve household members and people outside the house.
Space and duration connect hospitality with privacy, expense, accommodation and livelihood access. This short presentation offers the author’s typology, not survey evidence of uniform household rules throughout Aceh. Both the upload title and presentation title are retained for traceability.
Reference: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. Makna Teurimong Jame dalam Budaya Masyarakat Aceh. Bahan presentasi, 5 halaman PDF, tanpa tahun. Nama berkas: Tamu dalam Masyarakat Aceh.pdf. Halaman PDF 1–5.
Posisi dalam kerangkaPlace in the framework
Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.
Pertanyaan reflektifReflective question
Bukti apa yang memperkuat atau membatasi penafsiran sumber ini?What evidence supports or limits this source’s interpretation?
Kutip entri ini:Cite this entry: “Teurimong jame: membaca bagan penerimaan tamu”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/teurimong-jame-bagan-kba/