Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Pasai–Aceh–Pattani: jaringan ilmu dan tradisi pondokPasai–Aceh–Pattani: knowledge networks and pondok

Kajian sumber; konteks mengikuti tahun karyaSource study; context follows the work’s date

Buku membaca arus ulama, kitab, bahasa Melayu, dan pendidikan pondok sebagai hubungan timbal balik Pasai, Aceh, Pattani, dan Haramayn.

The book reads scholars, texts, Malay language and pondok education through reciprocal networks connecting Pasai, Aceh, Pattani and the Haramayn.

Buku membaca arus ulama, kitab, bahasa Melayu, dan pendidikan pondok sebagai hubungan timbal balik Pasai, Aceh, Pattani, dan Haramayn. Tok Pasai muncul melalui tradisi lisan, sedangkan Daud al-Fatani dibahas melalui peredaran karya. Klaim jalur guru-murid tertentu harus diuji dengan sanad, manuskrip, biografi, serta riwayat cetak; kesamaan tradisi tidak otomatis membuktikan transmisi langsung.

Dibaca sebagai interpretasi argumentatif dalam buku 2025.

The book reads scholars, texts, Malay language and pondok education through reciprocal networks connecting Pasai, Aceh, Pattani and the Haramayn. Tok Pasai appears through oral tradition; Daud al-Fatani through textual circulation. Specific transmission claims require manuscripts, biographies and scholarly chains.

Read as an interpretive argument in the 2025 book.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Apa tesis penulis, apa buktinya, dan di mana batas penafsirannya?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Pasai–Aceh–Pattani: jaringan ilmu dan tradisi pondok”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/trilema-pasai-pattani-ilmu/

Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →