Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Trilema Pattani: sejarah, agama, dan identitas sebagai agenda penelitianThe Pattani trilemma as a research agenda

Kajian sumber; konteks mengikuti tahun karyaSource study; context follows the work’s date

Bab sintesis merumuskan hubungan sejarah, agama, dan identitas, sementara bab awal menonjolkan Melayu, Muslim, dan kewarganegaraan Thailand.

The synthesis uses history, religion and identity, while the opening highlights Malayness, Islam and Thai citizenship.

Bab sintesis merumuskan hubungan sejarah, agama, dan identitas, sementara bab awal menonjolkan Melayu, Muslim, dan kewarganegaraan Thailand. Dua rumusan ini berhubungan tetapi tidak boleh dicampur menjadi kategori yang sama. Untuk penelitian, masing-masing diterjemahkan menjadi pertanyaan tentang ingatan, institusi keagamaan, bahasa, partisipasi, dan pengalaman generasi. Visi ketahanan serta kedamaian merupakan orientasi normatif penulis.

Dibaca sebagai interpretasi argumentatif dalam buku 2025. Pembentukan gagasan berawal dari perkuliahan dengan Abdul Razak Panaemalee, yang secara eksplisit diakui penulis dalam pengantar.

Sumber utama: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. 2025. Trilema Melayu Pattani: Antara Sejarah, Identitas, dan Masa Depan. Banda Aceh: KBA13 Insight. Lokasi rujukan: Bab 8.

The synthesis uses history, religion and identity, while the opening highlights Malayness, Islam and Thai citizenship. These related formulations are analytically distinct. Research can operationalise them through memory, institutions, language, participation and generational experience. Resilience and peace remain normative orientations.

Read as an interpretive argument in the 2025 book. The author explicitly credits classroom exchanges with Abdul Razak Panaemalee in its intellectual origin.

Primary source: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. 2025. Trilema Melayu Pattani: Antara Sejarah, Identitas, dan Masa Depan. Banda Aceh: KBA13 Insight. Source location: Bab 8.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Apa tesis penulis, apa buktinya, dan di mana batas penafsirannya?What is the author’s thesis, what is its evidence, and where are its limits?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Trilema Pattani: sejarah, agama, dan identitas sebagai agenda penelitian”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/trilema-pattani-sintesis/