Identifikasi pewakaf Habib Bugak: nama, tempat, dan buktiIdentifying the Habib Bugak donor: names, places and evidence
Pembacaan sumber; bukan gambaran seragam semua masyarakatA source-based interpretation, not a uniform description of all communities
Penelitian identitas pewakaf memerlukan pembandingan sebutan dalam ikrar, nama orang, lokasi Bugak, silsilah, dokumen, dan kronologi. Sumber tidak menutup kemungkinan revisi.
Identifying a waqf donor requires comparison of deed designations, personal names, Bugak locations, genealogies, documents and chronology. The source leaves room for revision.
Almascaty menyusun beberapa alasan: asal Bugak, keturunan, kunyah, kedekatan masa hidup dengan ikrar, dan kemampuan ekonomi pewakaf. Masing-masing merupakan bagian argumen identifikasi, bukan bukti tunggal yang otomatis menentukan hasil. Informasi dari keturunan perlu dibaca bersama sumber sezaman.
Penggunaan Hijriah dan Masehi juga perlu hati-hati karena beberapa padanan tahun dalam berkas tidak selaras. Paket ini tidak mengubahnya menjadi lini masa pasti. Metode Acehnologi yang disarankan ialah mencatat ejaan nama, provenans dokumen, waktu penyalinan, dan tingkat kepastian setiap hubungan sebelum menggabungkan dua identitas.
Rujukan utama: Almascaty, Hilmy Bakar. 2013. Sejarah Hidup dan Perjuangan Al-Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Habsyi (Habib Bugak Aceh). Unimal Press. Rujukan halaman mengikuti nomor tercetak pada berkas layout. Hlm. 81–90.
Almascaty develops arguments from Bugak origins, descendants, place-based naming, chronological proximity and the donor’s resources. Each contributes to identification rather than serving as a decisive standalone proof. Descendants’ accounts need comparison with contemporary evidence.
Hijri and Gregorian dates also require care because some equivalences in the file are inconsistent. This package does not turn them into a definitive timeline. An Acehnologi method records name spellings, document provenance, copying dates and confidence levels before merging two identities.
Primary reference: Almascaty, Hilmy Bakar. 2013. Sejarah Hidup dan Perjuangan Al-Habib Abdurrahman Bin Alwi Al-Habsyi (Habib Bugak Aceh). Unimal Press. Rujukan halaman mengikuti nomor tercetak pada berkas layout. Hlm. 81–90.
Posisi dalam kerangkaPlace in the framework
Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.
Pertanyaan reflektifReflective question
Kapan dua nama boleh diperlakukan sebagai satu identitas historis?When may two names be treated as a single historical identity?
Kutip entri ini:Cite this entry: “Identifikasi pewakaf Habib Bugak: nama, tempat, dan bukti”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/identifikasi-pewakaf-habib-bugak/