Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tiga tipologi wilayah terdampak bencana 2025Three typologies of affected areas in 2025

Pola kerusakan November 2025 menurut bentang alamDamage patterns of November 2025 by landscape

Satu peristiwa cuaca menghasilkan tiga jenis bencana karena melintasi tiga bentang alam Aceh yang dibelah Pegunungan Bukit Barisan. Pesisir utara-timur mengalami banjir berdurasi panjang dan pengungsian massal; dataran tinggi tengah mengalami longsor dan desa yang hilang; pesisir barat-selatan mengalami banjir bandang cepat yang membawa sedimen dan kayu. Tipologi ini menuntut paket penanganan yang berbeda untuk tiap wilayah.

One weather event produced three kinds of disaster because it crossed three Acehnese landscapes divided by the Bukit Barisan range. The north-east coast suffered prolonged flooding and mass displacement; the central highlands suffered landslides and vanished villages; the west-south coast suffered fast flash floods carrying sediment and logs. The typology calls for a distinct response package for each zone.

Sebaran korban meninggal dan pengungsi menurut kabupaten/kota di Aceh.
Sebaran korban meninggal dan pengungsi menurut kabupaten/kota di Aceh.Deaths and displaced people by district/city in Aceh. Sumber: BNPB, Belajar dari Aceh (2026), diolah dari data BNPB, BPBA, dan lembaga terkait.

Pegunungan Bukit Barisan yang membentang dari tenggara ke barat laut membagi Aceh menjadi tiga satuan bentang alam, dan pembagian ini menjelaskan mengapa dampak November 2025 tidak seragam.

Tipe A, pesisir utara-timur yang menghadap Selat Malaka (Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie), adalah dataran aluvial rendah yang padat penduduk, dilindungi tanggul, dan menjadi lumbung padi serta tambak. Di sini genangan bertahan berhari-hari hingga berminggu-minggu. Tujuh dari sebelas daerah dengan korban tertinggi berada di tipe ini, dan menurut data BNPB per 17 Desember 2025 wilayah ini menampung sekitar 83 persen pengungsi Aceh.

Tipe B, dataran tinggi tengah (Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues), berlereng curam, bercurah hujan tinggi, menjadi sentra kopi arabika sekaligus hulu sungai-sungai besar. Kerusakannya berupa longsor yang mengubur permukiman, desa yang hilang seluruhnya, jembatan putus, dan isolasi berminggu-minggu. Tiga belas dari 21 desa yang hilang di Aceh berada di sini.

Tipe C, pesisir barat-selatan (Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Jaya), berupa dataran sempit di antara punggung pegunungan dan garis pantai dengan sungai pendek yang curam. Banjir bandangnya datang cepat, membawa sedimen dan kayu gelondongan, lalu surut relatif cepat.

Implikasi kebijakannya langsung: tipe A memerlukan rehabilitasi tanggul, irigasi, dan pengelolaan pengungsian massal; tipe B memerlukan penanganan longsor, relokasi, dan pemulihan jembatan; tipe C memerlukan normalisasi muara dan pengendalian sedimen. Pembagian tiga wilayah ini juga dipakai Dewan Profesor Universitas Syiah Kuala untuk mengusulkan titik konsolidasi logistik di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Bener Meriah.

The Bukit Barisan range, running from south-east to north-west, divides Aceh into three landscape units, and this division explains why the impact of November 2025 was so uneven.

Type A, the north-east coast facing the Strait of Malacca (Aceh Tamiang, Langsa, East Aceh, North Aceh, Lhokseumawe, Bireuen, Pidie Jaya, Pidie), consists of densely populated low alluvial plains protected by levees and serving as the province's rice and fishpond base. Here water stood for days or weeks. Seven of the eleven districts with the highest death tolls lie in this zone, and according to BNPB data of 17 December 2025 it hosted roughly 83 per cent of Aceh's displaced people.

Type B, the central highlands (Central Aceh, Bener Meriah, Gayo Lues), has steep slopes and heavy rainfall, is the heart of arabica coffee growing and the headwaters of the major rivers. Damage took the form of landslides burying settlements, entire villages disappearing, bridges severed and weeks of isolation. Thirteen of the 21 villages lost in Aceh were here.

Type C, the west-south coast (West Aceh, Nagan Raya, Southwest Aceh, South Aceh, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Jaya), is a narrow plain squeezed between the mountains and the shoreline, drained by short, steep rivers. Its flash floods arrived fast, carried sediment and logs, and receded comparatively quickly.

The policy implications are direct: type A needs levee and irrigation rehabilitation and mass-displacement management; type B needs landslide treatment, resettlement and bridge reconnection; type C needs estuary dredging and sediment control. The same three-zone division was used by the Universitas Syiah Kuala professors' council to propose logistics hubs in Banda Aceh, Lhokseumawe and Bener Meriah.

Gagasan kunciKey ideas

Bentang alam menentukan jenis bencanaLandscape shapes the type of disaster

Bahaya yang sama berubah wujud ketika melewati dataran aluvial, lereng curam, atau dataran pantai sempit.The same hazard changes form as it crosses alluvial plains, steep slopes or narrow coastal strips.

Penanganan seragam itu mahalUniform responses are costly

Satu paket bantuan untuk semua wilayah mengabaikan kebutuhan yang berbeda secara mendasar.A single response package ignores fundamentally different needs.

Relokasi versus rehabilitasiResettlement versus rehabilitation

Wilayah tipe B kerap membutuhkan pemindahan permukiman, bukan sekadar perbaikan rumah.Type B areas often require moving settlements, not merely repairing houses.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Apakah perencanaan kebencanaan di Aceh selama ini sudah memperlakukan pesisir, dataran tinggi, dan pantai barat sebagai wilayah dengan logika risiko yang berbeda?Has disaster planning in Aceh so far treated the east coast, the highlands and the west coast as zones with distinct risk logics?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Tiga tipologi wilayah terdampak bencana 2025”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/tiga-tipologi-wilayah-terdampak-2025/