TemaTheme · Studi Religi AcehReligious Studies of Aceh
Syariat, fikih & hukum IslamSharia, fiqh & Islamic law
Fikih, syariat, dan hukum Islam di Aceh, termasuk fondasi mazhab Syafi‘i, kitab-kitab fikih Jawi, serta pelaksanaan syariat dalam lembaga modern.Fiqh, sharia and Islamic law in Aceh, including the Shafi‘i foundation, Jawi works of jurisprudence, and the implementation of sharia through modern institutions.
Lihat posisinya dalam peta filosofisSee its place in the philosophical map →
KonsepConcept ‘Bermazhab’ dan ‘tidak bermazhab’: garis polemik pembaruan‘Following a school’ and ‘not following a school’: the lines of reformist polemic
Di pantai barat-selatan Aceh, perbedaan antara kaum pembaru dan lawannya sering dirumuskan dengan pasangan istilah ‘bermazhab’ dan ‘tidak bermazhab’, serta dengan pertentangan orientasi ‘dunia’ dan ‘akhirat’. Rumusan ini merangkum sikap…On Aceh’s south-west coast, the difference between reformers and their opponents is often framed by the pair ‘following a school’ (bermazhab) and ‘not following a school’ (tidak bermazhab), and by…
KonsepConcept Ahlul ikhtiyar dan pemilihan langsungAhl al-ikhtiyar and direct elections
Ahlul ikhtiyar adalah konsep fikih siyasah al-Mawardi tentang orang-orang yang berhak memilih pemimpin. Tu Sop menghidupkannya kembali untuk menimbang pemilu dan pilkada langsung: apakah setiap warga yang diberi hak pilih…Ahl al-ikhtiyar is al-Mawardi’s concept in Islamic political jurisprudence for those entitled to choose a leader. Tu Sop revives it to evaluate direct national and local elections: has every citizen…
KonsepConcept Anomali sosial dalam pelaksanaan syariat IslamSocial anomalies in the implementation of Islamic law
Anomali sosial syariat menunjuk pada paradoks bahwa di wilayah yang menjalankan Qanun Jinayat sejak 2014, berbagai persoalan sosial justru tampak menguat: krisis kesehatan jiwa mahasiswa, industri prostitusi terselubung, penularan HIV,…The social anomaly of sharia refers to the paradox that in a region applying the Qanun Jinayat since 2014, a range of social problems appear to be intensifying: a student…
KonsepConcept Fikih sebagai ilmu sosial IslamFiqh as Islamic social science
Gagasan fikih sebagai ilmu sosial Islam memandang fikih bukan semata kumpulan hukum, melainkan sistem pengetahuan yang menjelaskan sekaligus menata kehidupan masyarakat Muslim. Gagasan ini bertumpu pada pemikir seperti Alparslan Açikgenç…The idea of fiqh as Islamic social science sees fiqh not merely as a body of law but as a system of knowledge that both explains and orders Muslim social…
KonsepConcept Fiqh IndonesiaFiqh Indonesia (Indonesian fiqh)
Fiqh Indonesia adalah gagasan pembaruan hukum Islam yang dipelopori Tgk. Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy, yakni fikih yang ditetapkan sesuai kepribadian dan karakter bangsa Indonesia. Gagasan ini bertumpu pada pembedaan syariat dan…Fiqh Indonesia is a project of Islamic legal reform pioneered by Tgk. Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy: fiqh determined in accordance with the personality and character of the Indonesian nation. It rests…
KonsepConcept Fiqh MalaysiaFiqh Malaysia (Malaysian fiqh)
Fiqh Malaysia adalah gagasan hukum Islam kontekstual yang dikembangkan sekelompok cendekiawan progresif, terutama dari Akademi Pengajian Islam, Universiti Malaya, sejak 1990-an. Istilah ini mengemuka melalui buku Fiqh Malaysia: Ke Arah…Fiqh Malaysia is a contextual approach to Islamic law developed from the 1990s by a group of progressive scholars, chiefly at the Academy of Islamic Studies, Universiti Malaya. The term…
NaskahText Fiqh Malaysia dan Fiqh IndonesiaMalaysian and Indonesian contextual fiqh
Panduan membaca bagian “Fiqh Malaysia dan Fiqh Indonesia”, dengan petikan sumber, konteks penafsiran, serta hubungan dengan entri tematik dan modul belajar.A source-reading guide to “Malaysian and Indonesian contextual fiqh”, with selected extracts, interpretive context and links to thematic entries and learning modules.
KonsepConcept Fiqh, kekuasaan, dan produksi pemikiran hukum IslamFiqh, power and the production of Islamic legal thought
Fiqh tidak lahir di ruang hampa, melainkan dari interaksi wahyu, konteks sosial, dan struktur kekuasaan. Sejarah mazhab memperlihatkan bagaimana penguasa mengangkat mazhab tertentu sebagai hukum negara, sementara sebagian ulama mempertahankan…Fiqh does not arise in a vacuum but from the interaction of revelation, social context and structures of power. The history of the schools shows rulers elevating particular madhhabs into…
KonsepConcept Formalisasi syariat dan tiga lapis respons akar rumputFormalising sharia and three grassroots layers of response
Isu syariat Islam diperkirakan tetap penting karena kelompok yang menginginkan formalisasi tidak akan berhenti sebelum hudud diberlakukan. Kelompok ini rentan disusupi radikalisme nirkekerasan yang secara masif membentuk cara berpikir publik.…The sharia issue was expected to remain salient because groups seeking formalisation would not stop until hudud punishments were enacted. Such groups are vulnerable to infiltration by non-violent radicalism that…
KonsepConcept Gradualisme syariat: peta jalan para perumus syariat Aceh (2004)Sharia gradualism: the road map of Aceh’s sharia drafters (2004)
Pada pertengahan 2004, ketika Aceh masih berada di bawah operasi militer dan belum dilanda tsunami, para perumus syariat Islam di Aceh menggambarkan penerapannya sebagai proyek bertahap: penyadaran dan pembinaan lebih…In mid-2004, while Aceh was still under military operations and before the tsunami, the drafters of Islamic law in Aceh described its implementation as a gradual project: awareness and guidance…
KonsepConcept Isbat nikah dan cita-cita nikah syar‘i sekaligus qanuniMarriage validation (isbat nikah) and the ideal of a marriage both religiously valid and legally registered
Nikah siri, yakni pernikahan yang sah menurut rukun agama tetapi tidak dicatat negara, meninggalkan konsekuensi hukum panjang bagi perempuan dan anak di Aceh: tanpa buku nikah, sulit menuntut nafkah dan…Nikah siri, a marriage valid under the pillars of religion but not registered by the state, leaves long legal consequences for women and children in Aceh: without a marriage book…
KonsepConcept Jejak mazhab Hanafi dalam adat AcehḤanafī traces in Acehnese adat
Meskipun Aceh dikenal bermazhab Syafi‘i, sejumlah praktik adat memperlihatkan kedekatan dengan pendapat Hanafi, terutama dalam tanggungan pembunuhan oleh kelompok kerabat dan dalam perkawinan gadis tanpa kehadiran ayah atau kakek. Praktik…Although Aceh is known as Shāfi‘ī, several adat practices show affinity with Ḥanafī opinions, especially in kin-group liability for homicide and in the marriage of a virgin without her father…
KonsepConcept Kompetensi dan otoritas syariatCompetence and authority in sharia
Tesis kompetensi dan otoritas syariat menyatakan bahwa pelaksanaan syariat Islam di Aceh pincang karena pemegang kompetensi dan pemegang otoritas berada di tangan berbeda. Rumusan Tu Sop yang kerap diulang menggambarkan…The competence–authority thesis holds that sharia implementation in Aceh is lopsided because those with competence and those with authority are different people. Tu Sop’s often-repeated formula describes the loop: those…
KonsepConcept Living law: dari deskripsi masyarakat ke preskripsi negaraLiving law: from social description to state prescription
Feener menelusuri pergeseran penggunaan “hukum yang hidup”: dari memahami norma masyarakat menuju program pembentukan norma yang diinginkan negara.Feener traces a shift in uses of “living law”: from understanding social norms to prescribing the norms that a state wishes to cultivate.
LembagaInstitution Mahkamah Syar’iyah: yurisdiksi dan kerja sehari-hariSharia courts: jurisdiction and everyday work
Citra publik pengadilan syariat kerap terpusat pada pidana. Feener menunjukkan pentingnya memeriksa perkara sehari-hari, termasuk hukum keluarga dan perceraian.Public images of sharia courts often focus on criminal punishment. Feener stresses everyday caseloads, including family law and divorce.
KonsepConcept Mazhab nasional (Hazairin)The national madhhab (Hazairin)
Mazhab nasional adalah gagasan Hazairin bahwa masa depan hukum Indonesia, setidaknya hukum keluarga, terletak pada pembentukan sebuah mazhab dalam arti sebenarnya yang bercorak Indonesia. Gagasan ini bertumpu pada pembedaan ibadah…The national madhhab is Hazairin's proposal that the future of Indonesian law, at least family law, lies in forming a school of law in the full sense with an Indonesian…
KonsepConcept Mazhab-mazhab awal hukum Islam di AcehThe early schools of Islamic law in Aceh
Sebuah kajian tentang sumbangan Aceh bagi perkembangan awal hukum Islam di Indonesia menggugat anggapan bahwa Aceh sejak semula hanya bermazhab Syafi‘i. Berdasarkan tradisi Peureulak, adat yang masih hidup, dan catatan…A study of Aceh’s contribution to the early development of Islamic law in Indonesia challenges the assumption that Aceh was Shāfi‘ī from the very beginning. Drawing on the Peureulak tradition,…
NaskahText Penerapan hukum Islam di Aceh: pembacaan tahun 2007Islamic law in Aceh: a 2007 analysis
Artikel ini membahas sejarah, ragam pandangan, respons pemerintah, dan persoalan penerapan hukum Islam. Kritik utamanya menyasar penyempitan syariat serta dominasi simbol dibanding keadilan sosial.The study examines history, competing views, government responses and implementation problems. His central critique concerns the narrowing of sharia and the priority of symbols over social justice.
TradisiTradition Pengajian kitab Sabila dan SirusNight study circles on the Sabila and Sirus texts
Pengajian malam di dayah Aceh Besar menghadirkan ratusan warga yang membawa kitab Sabīl al-Muhtadīn dan Sīr al-Sālikīn, yang secara populer disebut Sabila dan Sirus. Teungku membacakan kitab lalu memberikan surah,…Night study circles at dayah in Aceh Besar draw hundreds of villagers carrying Sabīl al-Muhtadīn and Sīr al-Sālikīn, popularly called Sabila and Sirus. A teungku reads the text and then…
PeristiwaEvent Peradilan kolonial dan tersingkirnya ulama dari hukum IslamColonial courts and the removal of ulama from Islamic law
Setelah Sultan Muhammad Daud Syah menyerah pada Januari 1903, Belanda memperkenalkan peradilan pribumi (Inheemsche Rechtspraak) di bawah controleur dan uleebalang, yang juga berwenang mengadili perkara hukum Islam. Langkah ini secara…After Sultan Muhammad Daud Syah surrendered in January 1903, the Dutch introduced native courts (Inheemsche Rechtspraak) under the controleur and the uleebalang, which also had jurisdiction over Islamic-law cases. The…
LembagaInstitution Qadhi Malikul AdilQadhi Malik al-Adil
Qadhi Malikul Adil adalah jabatan ulama dalam kerajaan Islam Aceh yang menangani pelaksanaan hukum Islam. Bersama umara yang lahir dari tatanan Adat Meukuta Alam, jabatan ini menjadi poros pelaksanaan syariat…The Qadhi Malik al-Adil was the scholarly office in the Islamic kingdom of Aceh responsible for administering Islamic law. Together with the rulers (umara) produced by the Adat Meukuta Alam…
KonsepConcept Sanksi sebagai pedagogi publik dalam kajian FeenerSanctions as public pedagogy in Feener’s analysis
Selain menghukum individu, sanksi dapat dipentaskan sebagai pesan moral kepada khalayak. Feener mengkaji dimensi publik tersebut dalam penegakan syariat.Sanctions can communicate moral lessons to an audience as well as punish individuals. Feener studies this public dimension of sharia enforcement.
KonsepConcept Siapa “Syiah Kuala” hari ini? Kontestasi otoritas syariatWho is ‘Syiah Kuala’ today? Contested authority over sharia
Pertanyaan “siapa yang patut menjadi Syiah Kuala” merangkum krisis otoritas syariat di Aceh kontemporer. Pewaris otoritas hukom kini diperebutkan oleh MPU, MUNA, DPRA/DPRK, ulama dayah, ustaz pesantren, dan alumni Timur…The question ‘who should be Syiah Kuala?’ sums up the crisis of authority over sharia in contemporary Aceh. The heirs to hukom authority are now contested among the MPU, MUNA,…
KonsepConcept Simbol, fikih, dan keadilan sosial dalam penerapan syariatSymbols, fiqh and social justice in sharia implementation
Penerapan syariat dapat dinilai melalui hubungan tanda religius, penalaran fikih, dan hasil sosialnya. Artikel ini mengajak pembaca memeriksa prioritas tersebut.Sharia implementation can be assessed through religious symbols, jurisprudential reasoning and social outcomes. The article invites scrutiny of their relative priority.
NaskahText Syariah Islam sebagai Living TraditionIslamic sharia as a living tradition
Panduan membaca bagian “Syariah Islam sebagai Living Tradition”, dengan petikan sumber, konteks penafsiran, serta hubungan dengan entri tematik dan modul belajar.A source-reading guide to “Islamic sharia as a living tradition”, with selected extracts, interpretive context and links to thematic entries and learning modules.
KonsepConcept Syariat dan tubuh perempuan: kritik terhadap ‘talibanisasi’Sharia and women’s bodies: the critique of ‘Talibanisation’
Setelah tsunami, penerapan syariat Islam di Aceh sering dipersepsikan, baik oleh warga maupun pengamat luar, seolah-olah hanya mengurusi perempuan: jilbab, larangan keluar malam, dan razia di jalan. Kritik dari dalam…After the tsunami, sharia implementation in Aceh was often perceived, by residents and outside observers alike, as concerned only with women: headscarves, curfews and street raids. Critics from within warned…
KonsepConcept Syariat Islam sebagai tradisi hidup (living tradition)Sharia as a living tradition
Konsep ini membaca Syariat Islam di Aceh bukan semata sebagai produk qanun, melainkan sebagai praktik keagamaan yang dihidupi melalui pengajian kitab, hubungan dengan teungku, dan tradisi dayah. Gagasannya diilhami konsep…This concept reads sharia in Aceh not merely as a product of qanun legislation but as a religious practice lived through kitab study circles, relationships with teungku and the dayah…
KonsepConcept Ta‘lim fardhu ‘ain dan urutan penegakan syariatTeaching fardhu ‘ain and the proper sequence of sharia enforcement
Gagasan ini menyatakan bahwa syariat Islam di Aceh harus ditegakkan menurut urutan amar ma‘ruf nahi munkar: ta‘lim (pengajaran), tau‘iz (peneguran), baru kemudian ta‘kib (penghukuman). Menurut Tu Sop, pelaksanaan syariat di…This idea holds that Islamic law in Aceh must be enforced in the order prescribed for commanding right and forbidding wrong: ta‘lim (teaching), tau‘iz (admonition), and only then ta‘kib (punishment).…
KonsepConcept Tafaqquh: dari ilmu fiqh ke kebijakan publikTafaqquh: from fiqh as knowledge to public policy
Gagasan tafaqquh sebagai jalan menghidupkan fiqh memandang fiqh sebagai pemahaman mendalam yang bergerak dari makna ke definisi operasional dan akhirnya ke kebijakan yang membumi. Kerangkanya memadukan nash dan maqasid al-syari‘ah…The idea of tafaqquh as a way of reviving fiqh sees fiqh as deep understanding that moves from meaning to operational definition and finally to grounded policy. Its framework combines…
KonsepConcept Teori pemisahan adat dan hukum IslamThe colonial separation of adat and Islamic law
Teori ini merujuk pada kerangka kolonial yang dikaitkan dengan C. Snouck Hurgronje, yang memisahkan adat dari hukum Islam dan memetakan masyarakat Aceh ke dalam ulama, umara, dan rakyat. Kerangka tersebut…This refers to the colonial framework associated with C. Snouck Hurgronje, which separated adat from Islamic law and mapped Acehnese society into ulama, rulers (umara) and commoners. The Dutch used…
KonsepConcept Teori resepsi dan pemisahan adat dari hukum IslamReception theory and the separation of adat from Islamic law
Teori resepsi adalah gagasan yang dikaitkan dengan Christiaan Snouck Hurgronje bahwa hukum Islam hanya berlaku bagi orang Indonesia sejauh telah diterima oleh hukum adat. Kebijakan kolonial yang lahir darinya memisahkan…Reception theory is the idea, associated with Christiaan Snouck Hurgronje, that Islamic law applied to Indonesians only insofar as it had been received into customary law. The colonial policy derived…
TokohFigure Tgk. Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy
Hasbi Ash-Shiddieqy adalah pemikir hukum Islam asal Aceh yang menggagas Fiqh Indonesia sejak sekitar 1940-an. Ia dipandang sebagai pembaru fikih Indonesia abad ke-20 yang mendorong pengefektifan ijtihad dan kajian perbandingan…Hasbi Ash-Shiddieqy was an Acehnese thinker on Islamic law who proposed Fiqh Indonesia from around the 1940s. He is regarded as a twentieth-century renewer of Indonesian fiqh who championed effective…
KonsepConcept Trilogi keislaman Aceh: Syafi‘i, Asy‘ari, dan al-GhazaliAceh’s Islamic trilogy: Shafi‘i, Ash‘ari and al-Ghazali
Studi Islam di Aceh bertolak dari tiga pilar: fikih mazhab Syafi‘i, teologi Asy‘ari, dan model moralitas al-Ghazali. Ketiganya menjadi fondasi keyakinan dalam dirasah islamiyyah di dayah, sementara genealogi keilmuan di…Islamic study in Aceh proceeds from three pillars: Shafi‘i jurisprudence, Ash‘ari theology and al-Ghazali’s model of ethics. Together they form the foundation of belief in dayah-based Islamic studies, while intellectual…
KonsepConcept Waliyul amri al-dharuri bi al-syaukahWaliyy al-amr al-daruri bi al-shawka (emergency ruler by de facto power)
Waliyul amri al-dharuri bi al-syaukah adalah gelar fikih yang diberikan Abuya Muda Waly kepada Presiden Soekarno: pemimpin darurat yang memegang kekuasaan secara de facto meskipun kepemimpinannya tidak sepenuhnya memenuhi syarat…Waliyy al-amr al-daruri bi al-shawka is a juristic title Abuya Muda Waly conferred on President Sukarno: an emergency ruler who holds power de facto although his leadership does not fully…
LembagaInstitution Wilayatul HisbahWilayatul Hisbah (sharia police)
Wilayatul Hisbah (WH) adalah lembaga pengawas pelaksanaan syariat Islam di Aceh, yang dibentuk dengan keputusan gubernur pada 2004. Setelah damai, WH menjadi salah satu lembaga paling disorot: razia jilbab, larangan…The Wilayatul Hisbah (WH) is the body overseeing sharia implementation in Aceh, established by gubernatorial decree in 2004. After the peace it became one of the most scrutinised institutions, known…