TemaTheme · Studi Aceh sebagai IlmuAceh Studies as a Discipline
Kesarjanaan, studi kawasan & historiografi tentang AcehScholarship, area studies & writing on Aceh
Sejarah kesarjanaan tentang Aceh, dari Snouck Hurgronje hingga studi kawasan mutakhir.The history of scholarship on Aceh, from Snouck Hurgronje to recent area studies.
Lihat posisinya dalam peta filosofisSee its place in the philosophical map →
KonsepConcept Aceh dalam studi kawasan, suku-bangsa, dan negara-bangsaAceh in area, ethnic and nation-state studies
Analisis tentang bagaimana pembagian ilmu sosial menurut ‘arah mata angin’, suku-bangsa, dan negara-bangsa menempatkan Aceh di pinggiran. Studi kawasan Asia Tenggara bergeser dari kajian suku-bangsa dominan (Cina, India, Melayu) ke…An analysis of how the division of the social sciences by ‘compass point’, ethnic group and nation-state has pushed Aceh to the margins. Southeast Asian studies moved from the study…
KonsepConcept Aceh dan studi Islam Asia Tenggara: arus timbal balikAceh and Islamic studies in Southeast Asia: two-way currents
Telaah tentang kontribusi studi kawasan bagi kajian Aceh menunjukkan hubungan dua arah. Aceh berperan penting dalam islamisasi Asia Tenggara dan menghasilkan pemikir Islam pertama di Nusantara, sementara kini Aceh menerima…Assessments of how area studies contributes to Aceh studies reveal a two-way relationship. Aceh played a key role in the Islamisation of Southeast Asia and produced the archipelago’s first Islamic…
TokohFigure Anthony Reid
Anthony Reid adalah sejarawan Asia Tenggara yang kerap disebut sebagai peletak dasar kajian Aceh modern. Banyak karyanya bersentuhan dengan sejarah dan kebudayaan Aceh, dan perhatian itu bertahan meski ia berpindah-pindah…Anthony Reid is a historian of Southeast Asia often described as the founder of modern Aceh studies. Much of his work engages with Acehnese history and culture, an interest he…
KonsepConcept Bayang-bayang Snouck dalam antropologi AcehSnouck's shadow over the anthropology of Aceh
Karya Christian Snouck Hurgronje (1857–1936) begitu mendominasi citra Aceh di mata peneliti asing sehingga peneliti lokal kerap hanya berkutat menguatkan atau meruntuhkan tesisnya. Perannya sebagai antropolog sekaligus penasihat perang Belanda…Christian Snouck Hurgronje's work (1857–1936) dominates the image of Aceh among foreign researchers to such an extent that local researchers often do little more than confirm or refute his theses.…
NaskahText De Atjehers (Snouck Hurgronje)De Atjehers (The Achehnese), by Snouck Hurgronje
De Atjehers adalah karya dua jilid Christiaan Snouck Hurgronje tentang masyarakat Aceh yang terbit pada 1893 dan kemudian diterjemahkan ke bahasa Inggris dan Indonesia. Melalui karya ini, Aceh sebagaimana dipahami…De Atjehers is Christiaan Snouck Hurgronje's two-volume study of Acehnese society, published in 1893 and later translated into English and Indonesian. Through it, Aceh as understood by a colonial anthropologist…
TokohFigure Denys Lombard
Denys Lombard adalah sejarawan Prancis yang karyanya tentang kerajaan Aceh pada masa Sultan Iskandar Muda (1607–1636) menjadi bacaan wajib bagi siapa pun yang mempelajari masa kejayaan Aceh. Ia berpijak pada…Denys Lombard was a French historian whose study of the Acehnese kingdom under Sultan Iskandar Muda (1607–1636) is essential reading for anyone studying Aceh's golden age. He worked in the…
KonsepConcept Dominasi kajian perang dan redupnya falsafah ke-Aceh-anThe dominance of war studies and the fading of Acehnese philosophy
Kajian Aceh pascakolonial sebagian besar adalah kajian tentang perlawanan, baik terhadap Belanda maupun terhadap pemerintah pusat. Akibatnya, konsep-konsep dasar keilmuan dalam kehidupan rakyat Aceh jarang dijumpai, dan aset budaya serta…Post-colonial scholarship on Aceh has largely been scholarship on resistance, whether against the Dutch or against the central government. As a result, the basic intellectual concepts of Acehnese life are…
TokohFigure Edward Aspinall dan tesis ‘dari kombatan ke kontraktor’Edward Aspinall and the ‘combatants to contractors’ thesis
Edward Aspinall, peneliti Australian National University, adalah salah satu sarjana asing terpenting tentang konflik dan perdamaian Aceh. Karyanya meliputi kajian proses damai bersama Harold Crouch (2003), analisis MoU Helsinki (2005),…Edward Aspinall, a researcher at the Australian National University, is among the most important foreign scholars of conflict and peace in Aceh. His work includes a study of the peace…
KonsepConcept Historisitas keilmuan di Aceh: enam lapis zamanThe historicity of knowledge in Aceh: six layers of time
Historisitas keilmuan adalah pengakuan bahwa pengetahuan di Aceh memiliki sejarah sendiri, dengan aktor, medium, dan kepentingan yang berubah dari zaman ke zaman. Peta studi Aceh membaginya ke dalam enam lapis:…The historicity of knowledge is the recognition that knowledge in Aceh has its own history, with actors, media and interests that change from one era to the next. The map…
TokohFigure Hoesein Djajadiningrat
Hoesein Djajadiningrat (1886–1960) adalah sarjana pribumi asal Banten, murid Snouck Hurgronje di Leiden, yang menjadi salah satu tokoh penting dalam kajian sejarah dan bahasa Aceh. Ia menulis tinjauan kritis atas…Hoesein Djajadiningrat (1886–1960) was an indigenous scholar from Banten and a student of Snouck Hurgronje at Leiden who became a key figure in the study of Acehnese history and language.…
KonsepConcept Jaringan keilmuan AcehNetworks of knowledge in Aceh
Jaringan keilmuan adalah produk ketiga keilmuan Aceh: hubungan guru-murid, perjalanan ilmu, patronase, dan pertukaran teks yang menautkan Aceh dengan Haramayn, India, Persia, dunia Melayu, Leiden, dan Batavia. Jaringan menjelaskan bagaimana…Networks of knowledge are the third product of Acehnese learning: teacher-student ties, journeys of study, patronage and the exchange of texts that linked Aceh with the Haramayn, India, Persia, the…
TokohFigure John R. Bowen
John R. Bowen adalah antropolog asal Amerika Serikat yang karyanya menjadi kajian antropologi modern pertama tentang masyarakat Gayo. Berbeda dari uraian kolonial yang memandang Gayo lewat kacamata Aceh pesisir, Bowen…John R. Bowen is an American anthropologist whose work constitutes the first modern anthropological account of the Gayo. Unlike colonial accounts that saw the Gayo through the eyes of the…
KonsepConcept Keilmuan Aceh pascarevolusi sosialAcehnese knowledge after the social revolution
Setelah revolusi sosial, pengetahuan di Aceh dilembagakan dalam bentuk modern: perguruan tinggi, pusat penelitian, penerbitan, dan pekan kebudayaan, berdampingan dengan dayah yang tetap hidup. Lapis ini juga menyaksikan masuknya ilmu…After the social revolution, knowledge in Aceh was institutionalised in modern forms: universities, research centres, publishing and cultural festivals, alongside dayah that continued to flourish. This layer also saw the…
KonsepConcept Keilmuan Aceh sebelum kedatangan IslamKnowledge in Aceh before the arrival of Islam
Lapis pertama historisitas keilmuan di Aceh adalah masa sebelum Islam, yang jejaknya tipis tetapi tidak kosong. Nama pelabuhan dalam peta dunia kuno, aksara India yang mendahului huruf Jawi, dan bentuk…The first layer in the historicity of knowledge in Aceh is the period before Islam, whose traces are thin but not empty. Port names on ancient world maps, Indian scripts…
KonsepConcept Keilmuan di era bergabung dengan IndonesiaKnowledge in the era of joining Indonesia
Ketika Aceh menjadi bagian Republik Indonesia, pengetahuan tentang Aceh ditata ulang dalam kerangka nasional. Aceh tampil sebagai pintu masuk Islam, benteng perlawanan antikolonial, dan penyumbang bagi pembentukan hukum Islam Indonesia,…When Aceh became part of the Republic of Indonesia, knowledge about Aceh was reorganised within a national frame. Aceh appeared as the gateway of Islam, a bastion of anti-colonial resistance…
KonsepConcept Keilmuan di era kerajaan IslamKnowledge in the era of the Islamic kingdoms
Pada era kerajaan Islam, dari Peureulak dan Samudera Pasai hingga Aceh Darussalam, pengetahuan diproduksi di sekitar istana, ulama, dan pelabuhan. Hasilnya berupa nisan berinskripsi, kitab Jawi, hikayat istana, dan karya…In the era of the Islamic kingdoms, from Peureulak and Samudera Pasai to Aceh Darussalam, knowledge was produced around the court, the ulama and the port. Its products were inscribed…
KonsepConcept Keilmuan pada masa revolusi sosialKnowledge in the period of the social revolution
Revolusi sosial di Aceh pada awal kemerdekaan, yang berpuncak pada Perang Cumbok, memindahkan otoritas sosial dari uleebalang ke ulama pembaru. Pergeseran ini juga memindahkan pusat produksi pengetahuan: madrasah, organisasi ulama,…The social revolution in Aceh in the early years of independence, culminating in the Cumbok war, shifted social authority from the uleebalang to reformist ulama. The shift also moved the…
KonsepConcept Kesarjanaan internasional tentang AcehInternational scholarship on Aceh
Kajian tentang Aceh telah lama dibentuk oleh para sarjana dari luar, mulai dari Snouck Hurgronje hingga generasi peneliti pascakonflik. Anthony Reid kerap dipandang sebagai peletak dasar kajian Aceh modern, sementara…Knowledge about Aceh has long been shaped by scholars from outside, from Snouck Hurgronje to the generation of post-conflict researchers. Anthony Reid is often regarded as the founder of modern…
KonsepConcept Konsep keilmuan studi kawasan sebagai alasan studi AcehThe area-studies concept of knowledge as a rationale for Aceh studies
Studi kawasan menyatukan bahasa, sejarah, agama, dan budaya suatu wilayah dalam satu bidang kajian yang lintas disiplin. Konsep inilah yang dipinjam untuk membenarkan Aceh sebagai bidang tersendiri: Aceh diperlakukan sebagai…Area studies brings together the language, history, religion and culture of a region in a single interdisciplinary field. It is this concept that is borrowed to justify Aceh as a…
KonsepConcept Lokalitas Islam: haruskah kajian Islam Indonesia meninggalkan Nusantara?Islamic locality: should the study of Indonesian Islam leave the archipelago?
Birchok menutup kajiannya dengan pertanyaan apakah studi Islam Indonesia harus ‘meninggalkan Nusantara’. Banyak sarjana, dari al-Attas hingga Azra dan Feener, berusaha mengangkat Islam Asia Tenggara dari kedudukan pinggiran dengan menelusuri…Birchok ends his study by asking whether the study of Indonesian Islam must ‘leave the archipelago’. Many scholars, from al-Attas to Azra and Feener, have sought to lift Southeast Asian…
KonsepConcept Mazhab-mazhab studi terorisme di IndonesiaSchools of terrorism studies in Indonesia
Perdebatan di harian Serambi Indonesia pada 2010 tentang penangkapan Abu Bakar Ba‘asyir memperlihatkan bahwa pengetahuan publik tentang terorisme dibentuk oleh beberapa ‘mazhab’ tafsir. Tiga yang menonjol adalah mazhab konspirasi yang…A 2010 debate in the daily Serambi Indonesia on the arrest of Abu Bakar Ba‘asyir showed that public knowledge of terrorism is shaped by several interpretive ‘schools’. Three stand out:…
KonsepConcept Paradigma studi Asia Tenggara: dari proyek kolonial ke kajian pascakolonialParadigms of Southeast Asian studies: from colonial project to postcolonial scholarship
Studi kawasan Asia Tenggara bermula sebagai proyek pengetahuan kolonial untuk mempelajari daerah jajahan, lalu berkembang menjadi kajian akademik dengan paradigma yang berganti. Pergeserannya dibaca dari empirisme-positivisme ke fenomenologi, lalu sejak…Southeast Asian area studies began as a colonial knowledge project for studying colonised territories and grew into an academic field with shifting paradigms. The shift is read as moving from…
KonsepConcept Shane Joshua Barter: ulama, negara, dan perang di AcehShane Joshua Barter: ulama, the state and war in Aceh
Shane Joshua Barter termasuk sedikit sarjana yang secara khusus meneliti ulama dan separatisme Aceh. Dalam artikelnya di jurnal Contemporary Islam (2011), ia menyimpulkan bahwa respons ulama terhadap konflik terfragmentasi dan…Shane Joshua Barter is one of the few scholars to study ulama and Acehnese separatism specifically. In his 2011 article in the journal Contemporary Islam, he concluded that ulama responses…
NaskahText Shariʿa and Social Engineering: peta pembacaan FeenerShariʿa and Social Engineering: a reading map of Feener
Monograf Feener membaca pelaksanaan syariat melalui sejarah gagasan, pendidikan, birokrasi, pengadilan, dan praktik pengawasan moral. Buku ini menjadi simpul sumber bagi kajian hukum dan perubahan sosial Aceh.Feener reads sharia implementation through intellectual history, education, bureaucracy, courts and moral regulation. His monograph connects law with social transformation in Aceh.
KonsepConcept Studi kawasan dan perbandingan hukum Islam di Asia TenggaraArea studies and comparative Islamic law in Southeast Asia
Pendekatan ini membaca hukum Islam bukan semata sebagai doktrin, melainkan sebagai praktik yang hidup dalam kawasan tertentu dan dapat dibandingkan lintas negara. M.B. Hooker menjadi rujukan pokok kajian hukum Islam…This approach reads Islamic law not merely as doctrine but as a living practice within particular regions that can be compared across states. M.B. Hooker is the standard reference for…
TradisiTradition Tradisi menulis utuh dan tuntasThe tradition of complete, exhaustive writing
Salah satu hikmah tradisi keilmuan Aceh adalah kebiasaan menulis sebuah bangunan ilmu secara utuh dan tuntas, lalu membiarkan generasi berikutnya menilai, menafsirkan, atau bahkan menentangnya. Contohnya Bustān al-Salāṭīn karya Nuruddin…One lesson of Aceh's scholarly tradition is the habit of writing a body of knowledge completely and exhaustively, then leaving later generations to assess, interpret or even contest it. Examples…