Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Darussalam dan era Global-AI: epilog pemikiran KBADarussalam and the Global-AI era: KBA’s epilogue

Kajian sumber; konteks mengikuti tahun karyaSource study; context follows the work’s date

Epilog membahas risiko dominasi makna digital dan kebutuhan menempatkan adab serta nilai dalam penggunaan teknologi.

The epilogue examines digital domination of meaning and the place of ethics in technology.

Epilog membahas risiko dominasi makna digital dan kebutuhan menempatkan adab serta nilai dalam penggunaan teknologi. Istilah kecerdasan intuitif dan Darussalam di hati merupakan bahasa filosofis-spiritual, bukan ukuran komputasional atau ramalan teknis tentang AI. Tantangan praktisnya dapat diteliti melalui keberlangsungan bahasa, arsip digital, representasi komunitas, serta kendali atas produksi pengetahuan.

Dibaca sebagai interpretasi argumentatif dalam buku 2025. Pembentukan gagasan berawal dari perkuliahan dengan Abdul Razak Panaemalee, yang secara eksplisit diakui penulis dalam pengantar.

Sumber utama: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. 2025. Trilema Melayu Pattani: Antara Sejarah, Identitas, dan Masa Depan. Banda Aceh: KBA13 Insight. Lokasi rujukan: Epilog.

The epilogue examines digital domination of meaning and the place of ethics in technology. Intuitive intelligence and inward Darussalam are philosophical-spiritual language rather than computational measures or technical AI forecasts. Research may examine language survival, digital archives, community representation and control of knowledge production.

Read as an interpretive argument in the 2025 book. The author explicitly credits classroom exchanges with Abdul Razak Panaemalee in its intellectual origin.

Primary source: Bustamam Ahmad, Kamaruzzaman. 2025. Trilema Melayu Pattani: Antara Sejarah, Identitas, dan Masa Depan. Banda Aceh: KBA13 Insight. Source location: Epilog.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Apa tesis penulis, apa buktinya, dan di mana batas penafsirannya?What is the author’s thesis, what is its evidence, and where are its limits?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Darussalam dan era Global-AI: epilog pemikiran KBA”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/trilema-pattani-global-ai/