Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Metafisika Islam Nusantara: peta bacaan KBA 2016The metaphysics of Islam Nusantara: KBA’s 2016 reading map

Pembacaan sumber; bukan gambaran seragam semua masyarakatA source-based interpretation, not a uniform description of all communities

Buku membandingkan Taylor, al-Attas, dan Corbin untuk menelusuri fondasi metafisika dan cara membangun kajian Islam Nusantara. Ia menawarkan sumber bagi lapisan filosofis Acehnologi.

The book compares Taylor, al-Attas and Corbin in investigating metaphysical foundations and approaches to Islam Nusantara, supplying a source for Acehnologi’s philosophical layer.

Bab pertama merumuskan persoalan dan arah kajian; bab kedua menelaah fondasi intelektual tiga pemikir; bab ketiga menelusuri jejak spirit; bab keempat memberi refleksi kritis. Hubungannya dengan Aceh tampak dalam perhatian pada Hamzah Fansuri, tradisi pengetahuan, dan pembentukan paradigma.

Buku ini adalah pembacaan KBA atas ketiga pemikir. Mereka tidak dianggap memiliki ajaran yang sama atau otomatis mendukung istilah Islam Nusantara. Ringkasan membedakan metafisika, analisis teori, dan penelitian sosial. Pemetaan ke Acehnologi merupakan hubungan konseptual yang perlu diuji melalui pembacaan karya dan konteks lokal.

Rujukan utama: Bustamam-Ahmad, Kamaruzzaman. 2016. Kontribusi Charles Taylor, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan Henry Corbin dalam Studi Metafisika dan Meta-Teori terhadap Islam Nusantara di Indonesia. Bandar Publishing. ISBN 978-602-1632-72-7. Daftar isi hlm. xi–xii; bab I, hlm. 1–56; bab II–IV.

Chapter one frames problems and directions; chapter two examines the three thinkers’ intellectual foundations; chapter three follows traces of spirit; chapter four offers critical reflections. Acehnese connections include Hamzah Fansuri, knowledge traditions and paradigm formation.

This is KBA’s reading of the three thinkers. They are not assumed to hold identical doctrines or automatically endorse Islam Nusantara. Metaphysical inquiry, analysis of theory and social research are distinguished. Mapping the book into Acehnologi is a conceptual connection requiring attention to texts and local contexts.

Primary reference: Bustamam-Ahmad, Kamaruzzaman. 2016. Kontribusi Charles Taylor, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan Henry Corbin dalam Studi Metafisika dan Meta-Teori terhadap Islam Nusantara di Indonesia. Bandar Publishing. ISBN 978-602-1632-72-7. Daftar isi hlm. xi–xii; bab I, hlm. 1–56; bab II–IV.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Bagaimana perbandingan filsafat memperkaya pengetahuan lokal tanpa menghapus perbedaannya?How can philosophical comparison enrich local knowledge without erasing differences?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Metafisika Islam Nusantara: peta bacaan KBA 2016”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/metafisika-islam-nusantara-kba-2016/