Islam dan transformasi kepemimpinan: bab Muhammad Riza NurdinIslam and leadership transformation: Muhammad Riza Nurdin
Kajian sumber; konteks mengikuti tahun karyaSource study; context follows the work’s date
Bab ini membaca hubungan Islam dan politik melalui ideologi, aturan formal, serta peran ulama.
The chapter examines ideology, formal rules and ulama agency.
Bab ini membaca hubungan Islam dan politik melalui ideologi, aturan formal, serta peran ulama. Identitas Aswaja dapat berfungsi sebagai sumber legitimasi dan pencitraan, sedangkan ulama dapat menjadi perantara budaya, perantara politik, atau aktor langsung. Penilaian tentang keterlibatan ulama merupakan argumen penulis dalam konteks Pilkada 2024, bukan putusan umum bagi semua ulama. Dibaca bersama presentasi penulis yang telah lebih dahulu menjadi entri.
Sumber utama: Muhammad Riza Nurdin. 2024. Dalam Nurdin, Muhammad Riza; Danil Akbar Taqwadin; Teuku Raja Muda Dharma Bentara; Mellyan; Muhammad Mirza Ardi. 2024. Transformasi Kepemimpinan Aceh Pasca-Pilkada Serentak. Editor Adi Warsidi. Banda Aceh: Badan Kesbangpol Aceh. Lokasi rujukan: Halaman cetak 1–48.
The chapter examines ideology, formal rules and ulama agency. Aswaja identity may supply political legitimacy; ulama roles range from brokerage to direct participation. Judgements are Nurdin’s contextual arguments concerning the 2024 election, not universal verdicts. Read with his separately catalogued presentation.
Primary source: Muhammad Riza Nurdin. 2024. Dalam Nurdin, Muhammad Riza; Danil Akbar Taqwadin; Teuku Raja Muda Dharma Bentara; Mellyan; Muhammad Mirza Ardi. 2024. Transformasi Kepemimpinan Aceh Pasca-Pilkada Serentak. Editor Adi Warsidi. Banda Aceh: Badan Kesbangpol Aceh. Source location: Halaman cetak 1–48.
Posisi dalam kerangkaPlace in the framework
Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.
Pertanyaan reflektifReflective question
Apa tesis penulis, apa buktinya, dan di mana batas penafsirannya?What is the author’s thesis, what is its evidence, and where are its limits?
Kutip entri ini:Cite this entry: “Islam dan transformasi kepemimpinan: bab Muhammad Riza Nurdin”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/transformasi-islam-kepemimpinan-nurdin/