Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Generasi muda, literasi digital, dan kemaslahatan: kajian MellyanYouth, digital literacy and public benefit: Mellyan’s study

Kajian sumber; konteks mengikuti tahun karyaSource study; context follows the work’s date

Mellyan menghubungkan disrupsi pekerjaan dan literasi digital dengan kebutuhan pendidikan, kemandirian, inovasi, serta etika komunikasi.

Mellyan connects work disruption and digital literacy with education, autonomy, innovation and communication ethics.

Mellyan menghubungkan disrupsi pekerjaan dan literasi digital dengan kebutuhan pendidikan, kemandirian, inovasi, serta etika komunikasi. Pembahasan smart province, SIAT, SAPA, dan SPBE menjadi pintu masuk untuk menilai layanan publik berbasis informasi. Maqasid syariah dan lima kebutuhan dasar dipakai sebagai orientasi kemaslahatan yang harus melampaui kelompok pemimpin. Angka akses internet, target kebijakan, dan proyeksi pekerjaan mengikuti konteks sumber 2024; bukan evaluasi pencapaian sekarang.

Sumber utama: Mellyan. 2024. Dalam Nurdin, Muhammad Riza; Danil Akbar Taqwadin; Teuku Raja Muda Dharma Bentara; Mellyan; Muhammad Mirza Ardi. 2024. Transformasi Kepemimpinan Aceh Pasca-Pilkada Serentak. Editor Adi Warsidi. Banda Aceh: Badan Kesbangpol Aceh. Lokasi rujukan: Halaman cetak 143–190.

Mellyan connects work disruption and digital literacy with education, autonomy, innovation and communication ethics. Smart-province and e-government programmes invite evaluation of information-based services. Maqasid and five essential needs provide a public-benefit orientation beyond ruling groups. Statistics and projections belong to the 2024 source context, not current performance findings.

Primary source: Mellyan. 2024. Dalam Nurdin, Muhammad Riza; Danil Akbar Taqwadin; Teuku Raja Muda Dharma Bentara; Mellyan; Muhammad Mirza Ardi. 2024. Transformasi Kepemimpinan Aceh Pasca-Pilkada Serentak. Editor Adi Warsidi. Banda Aceh: Badan Kesbangpol Aceh. Source location: Halaman cetak 143–190.

Posisi dalam kerangkaPlace in the framework

Tokoh, lembaga, dan konsep yang paling dekat dengan entri ini, beserta sifat hubungannya.The figures, institutions and concepts closest to this entry, and how they relate to it.

Pertanyaan reflektifReflective question

Apa tesis penulis, apa buktinya, dan di mana batas penafsirannya?What is the author’s thesis, what is its evidence, and where are its limits?

Kutip entri ini:Cite this entry: “Generasi muda, literasi digital, dan kemaslahatan: kajian Mellyan”, Acehnologi — Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway, https://acehnologi.com/entri/literasi-digital-maslahah-mellyan/