Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · UlamaFigure · Ulama

Teungku Muhammad Hasbi Ash-ShiddieqyTeungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy

1904–1975

13 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy lahir pada 10 Maret 1904 di Lhokseumawe dan belajar di berbagai dayah di Aceh serta di Madrasah al-Irsyad, Surabaya, tanpa gelar dari luar negeri. Pada 1930-an–1940-an ia menjadi tokoh pembaru Muhammadiyah di Aceh, sempat ditahan pada masa revolusi, lalu menjadi anggota Konstituante dari Masyumi. Sejak 1951 ia mengajar di PTAIN (kemudian IAIN Sunan Kalijaga) Yogyakarta, menjadi guru besar dan Dekan Fakultas Syariah, serta menulis lebih dari seratus karya, termasuk Tafsir an-Nur dan buku-buku tentang hadis, fikih, dan usul fikih. Sejak 1940-an ia menggagas ‘Fiqh Indonesia’, yaitu fikih yang memperhatikan adat dan kebutuhan masyarakat Indonesia, dan dikenal pula karena pendekatan perbandingan mazhabnya. Ia wafat di Jakarta pada 9 Desember 1975; putranya, Nourouzzaman Shiddiqi, menjadi sejarawan.

Teungku Muhammad Hasbi Ash-Shiddieqy was born on 10 March 1904 in Lhokseumawe and studied at various dayah in Aceh and at the al-Irsyad madrasa in Surabaya, without any foreign degree. In the 1930s–1940s he was a leading Muhammadiyah reformer in Aceh, was detained during the revolution, and later sat in the Constituent Assembly for Masyumi. From 1951 he taught at PTAIN (later IAIN Sunan Kalijaga) in Yogyakarta, becoming professor and Dean of the Sharia Faculty, and wrote over a hundred works, including the Qur'an commentary Tafsir an-Nur and books on hadith, jurisprudence and legal theory. From the 1940s he advocated an 'Indonesian fiqh' attentive to local custom and needs, and is known for his comparative approach to the legal schools. He died in Jakarta on 9 December 1975; his son Nourouzzaman Shiddiqi became a historian.

Pemikir hukum Islam asal Lhokseumawe penggagas Fiqh Indonesia.Lhokseumawe-born legal thinker who proposed an ‘Indonesian fiqh’.

Baca entri lengkap →Read the full entry → Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

KeluargaFamily 1

Gagasan & kajianIdeas & scholarship 4

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 4

Lembaga & dayahInstitutions & dayah 2

Karya & peristiwaWorks & events 1

SumberSources

  1. en.wikipedia.org/wiki/Hasbi_Ash-Shiddiqie
  2. digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/12702

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network