Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · UlamaFigure · Ulama

HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah)HAMKA (Haji Abdul Malik Karim Amrullah)

1908–1981

7 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) lahir pada 17 Februari 1908 di Sungai Batang, Maninjau, Sumatra Barat, putra ulama pembaru Haji Abdul Karim Amrullah. Ia belajar secara otodidak dan di Sumatra Thawalib, lalu berhaji dan bermukim di Mekkah pada 1927, dan kemudian menjadi tokoh Muhammadiyah, sastrawan (Di Bawah Lindungan Ka‘bah, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck), dan pemimpin majalah Panji Masyarakat. Ia anggota Konstituante dari Masyumi, dipenjara pada 1964–1966 dan di sana merampungkan Tafsir al-Azhar, lalu menjadi Ketua Umum pertama Majelis Ulama Indonesia (1975–1981). Ia hadir pada pendirian PUSA di Aceh pada 1939, membela citra Aceh sebagai Serambi Mekkah, memuliakan Abdurrauf as-Singkili, dan memimpin pensyahadatan mualaf Karo pada 1979. Ia wafat di Jakarta pada 24 Juli 1981 dan ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada 2011.

Haji Abdul Malik Karim Amrullah (Buya Hamka) was born on 17 February 1908 at Sungai Batang, Maninjau, West Sumatra, the son of the reformist scholar Haji Abdul Karim Amrullah. Largely self-taught and schooled at Sumatra Thawalib, he made the hajj and stayed in Mecca in 1927, then became a Muhammadiyah leader, novelist (Di Bawah Lindungan Ka'bah, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck) and editor of the magazine Panji Masyarakat. A Masyumi member of the Constituent Assembly, he was imprisoned in 1964–1966, completing his Qur'an commentary Tafsir al-Azhar there, and became the first chairman of the Indonesian Ulama Council (1975–1981). He attended the founding of PUSA in Aceh in 1939, defended Aceh's image as the 'Veranda of Mecca', extolled Abdurrauf as-Singkili and led the conversion ceremony of Karo converts in 1979. He died in Jakarta on 24 July 1981 and was declared a National Hero in 2011.

Ulama-sastrawan Minangkabau yang hadir saat pendirian PUSA dan membela citra Serambi Mekkah.Minangkabau scholar-writer present at PUSA's founding who championed the ‘Verandah of Mecca’ image.

Baca entri lengkap →Read the full entry → Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 3

Gagasan & kajianIdeas & scholarship 2

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 1

  • Mohammad SaidMohammad Said
    — sesama intelektual Minangkabau peminat sejarah Acehfellow Minangkabau intellectual drawn to Aceh's history (dari arah Mohammad Said)(from Mohammad Said) entrientry

Karya & peristiwaWorks & events 1

SumberSources

  1. en.wikipedia.org/wiki/Hamka

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network