Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · PejuangFigure · Fighters

Teungku Chik di Tiro Muhammad SamanTeungku Chik di Tiro Muhammad Saman

1836–1891

13 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman lahir di Dayah Jrueng, Tiro, Pidie, pada 1836, putra Teungku Syekh Ubaidillah, dan wafat di benteng Aneuk Galong pada Januari 1891, menurut sejarah karena diracun. Ia memperdalam ilmu di Mekkah, lalu atas usul pamannya Teungku Chik di Tiro Muhammad Amin memimpin Perang Sabil di Aceh Besar sejak 1881 dan merebut benteng Lam Baro dan Aneuk Galong. Ia kakek Hasan di Tiro dan berstatus Pahlawan Nasional.

Teungku Chik di Tiro Muhammad Saman was born at Dayah Jrueng, Tiro, Pidie, in 1836, son of Teungku Syekh Ubaidillah, and died at the Aneuk Galong fort in January 1891, reportedly by poison. He deepened his studies in Mecca, then at the suggestion of his uncle Teungku Chik di Tiro Muhammad Amin led the holy war in Aceh Besar from 1881, taking the Lam Baro and Aneuk Galong forts. He was the grandfather of Hasan di Tiro and is a National Hero.

Ulama pemimpin Perang Sabil melawan Belanda dan pahlawan nasional.Scholar who led the holy war against the Dutch; national hero.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

Politik & jabatanPolitics & office 1

KeluargaFamily 1

Gagasan & kajianIdeas & scholarship 1

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 7

Lawan & kritikOpponents & critics 1

Lembaga & dayahInstitutions & dayah 1

SumberSources

  1. id.wikipedia.org/wiki/Teungku_Chik_di_Tiro

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network