TemaTheme · Sejarah AcehAcehnese History
Numismatik & mata uangNumismatics & coinage
Kajian mata uang Pasai dan Aceh, satuan, gelar raja, dan gagasan politik yang terekam pada koin, dalam perbandingan dengan Dunia Melayu.The study of Pasai and Acehnese coinage, its units, royal titles and the political ideas recorded on coins, in comparison with the wider Malay world.
Lihat posisinya dalam peta filosofisSee its place in the philosophical map →
TradisiTradition Dirham emas Aceh DarussalamThe gold dirhams of Aceh Darussalam
Dirham atau mas emas Aceh Darussalam merupakan kelanjutan langsung tradisi penempaan Samudera Pasai. Setelah menaklukkan Pasai pada 1524, para sultan Aceh memakai formula koin Pasai, termasuk gelar al-sulṭān al-‘ādil, dari…The gold dirham or mas of Aceh Darussalam was a direct continuation of Samudera Pasai's minting tradition. After conquering Pasai in 1524, Aceh's sultans adopted Pasai's coin formula, including the…
KonsepConcept Gelar Malik al-Ẓāhir pada dirham Pasai dan AcehThe title Malik al-Zahir on Pasai and Aceh dirhams
Malik al-Ẓāhir adalah gelar yang menyertai nama sultan pada dirham emas Samudera Pasai selama lebih dari 220 tahun, berpasangan dengan al-sulṭān al-‘ādil di sisi belakang. Menurut T. Ibrahim Alfian, hanya…Malik al-Zahir is the title that accompanied the sultan's name on Samudera Pasai's gold dirhams for more than 220 years, paired with al-sultan al-‘adil on the reverse. According to T.…
TradisiTradition Gelar raja adil pada mata uang Semenanjung MelayuThe just-ruler title on the coinage of the Malay Peninsula
Ungkapan raja yang adil tidak terbatas pada koin Pasai dan Aceh, tetapi juga tampak pada mata uang Melaka, Johor, Patani-Kelantan, Terengganu, dan Kedah. Menurut T. Ibrahim Alfian, penempaan koin di…The just-ruler formula was not confined to Pasai and Aceh: it also appears on the coins of Melaka, Johor, Patani-Kelantan, Terengganu and Kedah. According to T. Ibrahim Alfian, minting reached…
KonsepConcept Konsep adil dalam numismatik Dunia MelayuThe concept of justice in Malay-world numismatics
Sejarawan T. Ibrahim Alfian berpendapat bahwa ungkapan al-sulṭān al-‘ādil dan al-malik al-‘ādil pada mata uang kerajaan-kerajaan Melayu merupakan aktualisasi perintah Al-Qur’an tentang keadilan, yang dimulai di Samudera Pasai pada akhir…The historian T. Ibrahim Alfian argued that the formulas al-sultan al-‘adil and al-malik al-‘adil on the coins of Malay kingdoms were an actualisation of the Qur'anic command to justice, beginning…
TradisiTradition Mata uang Brunei bergelar al-‘Ādil dan Malik al-ẒāhirBrunei coins bearing al-‘Adil and Malik al-Zahir
Kesultanan Brunei mengeluarkan koin yang memuat gelar Malik al-Ẓāhir dan al-‘Ādil, sering bersama gambar binatang seperti kucing atau unta. Numismatis Kanada William L.S. Barrett mendata koin-koin ini, termasuk atas nama…The Brunei sultanate issued coins bearing the titles Malik al-Zahir and al-‘Adil, often together with animal images such as a cat or a camel. The Canadian numismatist William L.S. Barrett…
LembagaInstitution Satuan mata uang Pasai dan Aceh: mas, kupang, pardu, tahilMonetary units of Pasai and Aceh: mas, kupang, pardu, tahil
Nilai dirham Pasai dan Aceh dapat direkonstruksi dari catatan pengamat asing. Tomé Pires (1512–1515) menyebut sembilan dramas Pasai setara satu cruzado Portugis, sedangkan John Davis (1599) mencatat jenjang cash, kupang,…The value of the Pasai and Aceh dirham can be reconstructed from foreign observers' records. Tomé Pires (1512–1515) states that nine Pasai dramas equalled one Portuguese cruzado, while John Davis…
KonsepConcept Sulthān al-‘Ādil dan dirham emas PasaiSultan al-‘Adil and the Pasai gold dirham
Dirham emas Samudera Pasai yang memuat gelar al-sulṭān al-‘ādil disebut sebagai mata uang tertua di Nusantara. Koin ini dipakai dalam perdagangan internasional selama sekitar satu abad. Gelar ‘sultan yang adil’…The gold dirham of Samudera Pasai bearing the title al-sultan al-‘adil is described as the oldest coinage of the archipelago. It circulated in international trade for roughly a century. The…