Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · PejuangFigure · Fighters

Laksamana Tuanku Mahmuddin bin Said al-LatiefLaksamana Tuanku Mahmuddin bin Said al-Latief

abad ke-16

2 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Laksamana Tuanku Mahmuddin bin Said al-Latief disebut dalam sejumlah tulisan populer sebagai suami Laksamana Keumalahayati dan seniornya di akademi militer Ma'had Baitul Maqdis. Menurut tradisi, ia gugur dalam pertempuran laut melawan armada Portugis di Teluk Haru, peristiwa yang mendorong Keumalahayati membentuk pasukan Inong Balee dari para janda prajurit. Sumber lain menyebut suami Keumalahayati bernama Laksamana Zainal Abidin, sehingga identitasnya tetap diperdebatkan dan belum dapat dipastikan dari sumber sezaman.

Laksamana Tuanku Mahmuddin bin Said al-Latief is named in several popular accounts as the husband of Admiral Keumalahayati and her senior at the Ma'had Baitul Maqdis military academy. By tradition he was killed in a naval battle against a Portuguese fleet in Haru Bay, an event that led Keumalahayati to form the Inong Balee corps of soldiers' widows. Other sources name Keumalahayati's husband as Laksamana Zainal Abidin, so his identity remains disputed and cannot be confirmed from contemporary sources.

Suami Keumalahayati dan seniornya di Ma’had Baitul Maqdis; menurut tradisi gugur melawan Portugis di Teluk Haru.Keumalahayati’s husband and her senior at Ma’had Baitul Maqdis; by tradition killed fighting the Portuguese in Haru Bay.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

KeluargaFamily 1

PendidikanEducation 1

SumberSources

  1. aceh.tribunnews.com/opini/1045354/perjalanan-singkat-ke-makam-laksamana-malahayati
  2. id.wikipedia.org/wiki/Malahayati

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network


Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →