Tokoh
Tokoh · PejuangFigure · Fighters
Teuku UmarTeuku Umar
1854–1899
4 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Teuku Umar lahir di Meulaboh pada 1854 dan gugur dekat Meulaboh pada Februari 1899. Ia menikah dengan Cut Nyak Dhien pada 1880, berpura-pura menyerah kepada Belanda pada 1893 dengan gelar Teuku Johan Pahlawan, lalu pada 1896 kembali ke pihak pejuang membawa sekitar 800 pucuk senjata. Ia ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dan namanya diabadikan pada Universitas Teuku Umar di Meulaboh.
Teuku Umar was born in Meulaboh in 1854 and was killed near Meulaboh in February 1899. He married Cut Nyak Dhien in 1880, feigned surrender to the Dutch in 1893 with the title Teuku Johan Pahlawan, then rejoined the resistance in 1896 with some 800 rifles. He was named a National Hero, and Teuku Umar University in Meulaboh bears his name.
Panglima perang Aceh Barat dan pahlawan nasional yang gugur di Meulaboh.West Aceh war leader and national hero killed near Meulaboh.
KeterkaitanConnections
Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1
-
Perang Aceh (Prang Sabi)Aceh War (holy war)
— panglimacommander in
KeluargaFamily 1
-
Cut Nyak DhienCut Nyak Dhien
— istri dariwife of (dari arah Cut Nyak Dhien)(from Cut Nyak Dhien) sejak 1880
Lawan & kritikOpponents & critics 1
-
Pemerintah Hindia BelandaNetherlands Indies government
— berpura-pura bergabung lalu berbalik melawanfeigned alliance then turned against 1893–1896
Lembaga & dayahInstitutions & dayah 1
-
Panglima La’ôtPanglima La’ôt (sea commander)
— diangkat sebagai Panglima La’ôt Aceh Baratappointed Panglima La’ôt of West Aceh 1883 entrientry
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network