Tokoh
Tokoh · Sultan & rajaFigure · Sultans & rulers
Sultan SalahuddinSultan Salahuddin
w. c. 1548
3 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Salahuddin adalah putra sulung Sultan Ali Mughayat Syah dan sultan kedua Aceh (1530–1537/1539). Sumber menggambarkannya sebagai penguasa yang lemah; ia digantikan adiknya, Alauddin al-Qahhar, melalui kudeta yang urutannya diperdebatkan Hoesein Djajadiningrat dan Denys Lombard, sekitar masa serangan gagal ke Melaka (1537).
Salahuddin was the eldest son of Sultan Ali Mughayat Syah and Aceh's second sultan (1530–1537/1539). Sources describe him as a weak ruler; he was replaced by his brother Alauddin al-Qahhar in a coup whose sequence is debated by Hoesein Djajadiningrat and Denys Lombard, around the failed attack on Melaka (1537).
Salahuddin adalah putra sulung Sultan Ali Mughayat Syah dan sultan kedua Aceh (1530–1537/1539).Salahuddin was the eldest son of Sultan Ali Mughayat Syah and Aceh's second sultan (1530–1537/1539).
KeterkaitanConnections
Politik & jabatanPolitics & office 1
-
Kesultanan Aceh DarussalamSultanate of Aceh Darussalam
— sultan kedua2nd sultan 1530–1537/1539 entrientry
KeluargaFamily 1
-
Sultan ‘Ali Mughayat SyahSultan ‘Ali Mughayat Shah
— anak darison of entrientry
Lawan & kritikOpponents & critics 1
-
Sultan Alauddin Riayat Syah al-QahharSultan Alauddin Riayat Shah al-Qahhar
— merebut takhta dari saudaranyatook the throne from his brother (dari arah Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahhar)(from Sultan Alauddin Riayat Shah al-Qahhar) 1537/1539 entrientry
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network