Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · GAMFigure · GAM

Malik Mahmud Al-HaytarMalik Mahmud Al-Haytar

lahir 1939

14 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Lahir 29 Maret 1939; ayahnya berasal dari Lampuuk, Banda Aceh, dan ibunya dari Lampreh, Lambaro, Aceh Besar. Ia menjadi tokoh utama GAM di luar negeri dan ditetapkan sebagai Perdana Menteri Aceh dalam Deklarasi Stavanger (2 Juni 2002) hingga 15 Agustus 2005, serta menandatangani MoU Helsinki atas nama GAM. Setelah wafatnya Hasan di Tiro ia menjadi Wali Nanggroe, resmi menjabat sejak 2 November 2012 dan kembali dikukuhkan pada periode berikutnya. Ia memimpin Majelis Tuha Peut Partai Aceh, termasuk untuk periode 2023–2028.

Born 29 March 1939; his father came from Lampuuk, Banda Aceh, and his mother from Lampreh, Lambaro, Aceh Besar. He was GAM's leading figure abroad, named Prime Minister of Aceh in the Stavanger Declaration (2 June 2002) until 15 August 2005, and signed the Helsinki MoU on GAM's behalf. After Hasan di Tiro's death he became Wali Nanggroe, formally in office from 2 November 2012 and confirmed again for a later term. He chairs the Partai Aceh Majelis Tuha Peut, including for 2023–2028.

Perdana menteri GAM di pengasingan, penanda tangan MoU Helsinki, dan Wali Nanggroe sejak 2013.GAM prime minister in exile, signatory of the Helsinki MoU and Wali Nanggroe since 2013.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 2

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 9

Lembaga & dayahInstitutions & dayah 1

Karya & peristiwaWorks & events 2

SumberSources

  1. id.wikipedia.org/wiki/Malik_Mahmud
  2. en.wikipedia.org/wiki/Malik_Mahmud
  3. partaiaceh.org/post/kemenkumham-sahkan-kepengurusan-baru-dpp-partai-aceh/index.html

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network