Tokoh
KerajaanKingdom
Kesultanan UtsmaniOttoman Empire
1299–1922
6 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Adikuasa Islam yang menjalin hubungan diplomatik dengan Aceh sejak abad ke-16.
Islamic superpower in diplomatic contact with Aceh from the 16th century.
Ringkasan ini disusun dari keterkaitan yang tercatat dalam jejaring.This summary is composed from the ties recorded in the network.
KeterkaitanConnections
Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1
-
Sultan Abdul Hamid IISultan Abdulhamid II
— sultansultan of (dari arah Sultan Abdul Hamid II)(from Sultan Abdulhamid II) 1876–1909
Politik & jabatanPolitics & office 4
-
Habib Abdurrahman az-ZahirHabib Abdurrahman az-Zahir
— utusan mencari dukunganenvoy seeking support from (dari arah Habib Abdurrahman az-Zahir)(from Habib Abdurrahman az-Zahir) -
Kesultanan Aceh DarussalamSultanate of Aceh Darussalam
— bersekutu denganallied with (dari arah Kesultanan Aceh Darussalam)(from Sultanate of Aceh Darussalam) abad ke-16 entrientry -
Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah (Tuanku Ibrahim)Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah (Tuanku Ibrahim)
— mengirim utusan meminta perlindungansent envoys seeking protection from (dari arah Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah (Tuanku Ibrahim))(from Sultan Alauddin Ibrahim Mansur Syah (Tuanku Ibrahim)) 1849 -
Sultan Alauddin Riayat Syah al-QahharSultan Alauddin Riayat Shah al-Qahhar
— menjalin hubungan diplomatikopened diplomatic ties with (dari arah Sultan Alauddin Riayat Syah al-Qahhar)(from Sultan Alauddin Riayat Shah al-Qahhar) entrientry
Lembaga & dayahInstitutions & dayah 1
-
Ma'had Baitul MaqdisMa'had Baitul Maqdis (Aceh military academy)
— dibangun dengan instruktur (menurut tradisi)built with instructors from (by tradition) (dari arah Ma'had Baitul Maqdis)(from Ma'had Baitul Maqdis (Aceh military academy))
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network