Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · Sarjana asingFigure · Foreign scholars

Ibn ‘ArabiIbn ‘Arabi

1165–1240

3 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Muhyiddin Ibn 'Arabi lahir di Murcia, Andalusia, pada 1165 dan wafat di Damaskus pada 16 November 1240. Setelah berkelana di Andalusia, Maghrib, Mekkah, dan Anatolia, ia menulis al-Futuhat al-Makkiyyah, ensiklopedia tasawuf yang dimulai di Mekkah setelah 1202, dan Fusus al-Hikam (1229), yang atribusinya sebagian diperdebatkan sarjana. Pengikutnya menggelarinya asy-Syaikh al-Akbar, dan namanya dikaitkan dengan doktrin wahdat al-wujud, meskipun istilah itu dirumuskan oleh para penafsir sesudahnya. Metafisikanya menjadi rujukan utama Hamzah Fansuri dan Syamsuddin as-Sumatrani di Aceh, sekaligus pokok sengketa dengan Nuruddin ar-Raniry pada abad ke-17.

Muhyiddin Ibn 'Arabi was born in Murcia, al-Andalus, in 1165 and died in Damascus on 16 November 1240. After travelling through al-Andalus, the Maghrib, Mecca and Anatolia, he wrote al-Futuhat al-Makkiyya, an encyclopaedia of Sufism begun in Mecca after 1202, and Fusus al-Hikam (1229), whose attribution some scholars dispute in part. His followers called him al-Shaykh al-Akbar, and his name is linked to the doctrine of wahdat al-wujud, although the term was formulated by later commentators. His metaphysics was a principal source for Hamzah Fansuri and Syamsuddin as-Sumatrani in Aceh, and a point of dispute with Nuruddin ar-Raniry in the 17th century.

Sufi Andalusia sumber utama metafisika wahdat al-wujūd yang dirujuk Hamzah dan ar-Raniry.Andalusian Sufi whose metaphysics of waḥdat al-wujūd Hamzah and al-Raniri both drew on.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Gagasan & kajianIdeas & scholarship 3

SumberSources

  1. en.wikipedia.org/wiki/Ibn_Arabi

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network


Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →