Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · UlamaFigure · Ulama

Habib Muda SeunaganHabib Muda of Seunagan

w. 1972

9 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Habib Muda Seunagan, bernama as-Sayyid Muhammad Muhyiddin bin Sayyid Muhammad Yasin dan dikenal juga sebagai Abu Peuleukung, lahir di Krueng Kulu, Seunagan Timur, Nagan Raya; tahun lahirnya tidak pasti, diperkirakan antara 1860 dan 1870-an. Ia adalah mursyid utama Tarekat Syattariyah di Seunagan dan keturunan Habib Abdurrahim, dikenal dengan karamah dan pengaruh luas di pantai barat-selatan Aceh. Ia menolak bekerja sama dengan Jepang (1942), ikut mengibarkan bendera Merah Putih di Jeuram sesudah Proklamasi, dan pada masa Darul Islam (1953) bersama Abuya Muda Waly menentang pemberontakan serta membentuk pertahanan desa. Presiden Soekarno mengundangnya ke Jakarta pada 1958, dan ia menerima Bintang Jasa Utama; ia juga membangun saluran irigasi ‘Lhung Abu’ sepanjang sekitar 25 km. Ia wafat pada 14 Juni 1972 dan dimakamkan di Peuleukung, yang menjadi pusat ziarah dan kenduri besar.

Habib Muda Seunagan, named as-Sayyid Muhammad Muhyiddin ibn Sayyid Muhammad Yasin and also known as Abu Peuleukung, was born at Krueng Kulu, East Seunagan, Nagan Raya; his birth year is uncertain, estimated between 1860 and the 1870s. He was the principal murshid of the Shattariyya in Seunagan and a descendant of Habib Abdurrahim, famed for his miracles and influence along Aceh's west and south coast. He refused to cooperate with the Japanese (1942), helped raise the Indonesian flag at Jeuram after the Proclamation, and during the Darul Islam rebellion (1953) joined Abuya Muda Waly in opposing the revolt and organised village defence. President Sukarno invited him to Jakarta in 1958, and he received the Bintang Jasa Utama; he also built the 'Lhung Abu' irrigation canal of about 25 km. He died on 14 June 1972 and was buried at Peuleukung, now a centre of pilgrimage and great ritual feasts.

Sufi Syattariyah karismatik yang menentang Darul Islam bersama Muda Waly.Charismatic Shattari Sufi who opposed Darul Islam alongside Muda Waly.

Baca entri lengkap →Read the full entry → Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

Politik & jabatanPolitics & office 1

  • SoekarnoSukarno
    — diundang ke Jakarta olehinvited to Jakarta by Menurut kisah keluarga.

KeluargaFamily 4

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 1

Lawan & kritikOpponents & critics 2

SumberSources

  1. id.wikipedia.org/wiki/Habib_Muda_Seunagan
  2. journal.iainlhokseumawe.ac.id/index.php/syarah/article/download/236/99

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network