Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Karya & peristiwaWork or event

Tafaqquh: dari ilmu fiqh ke kebijakan publikTafaqquh: from fiqh as knowledge to public policy

2 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Gagasan tafaqquh sebagai jalan menghidupkan fiqh memandang fiqh sebagai pemahaman mendalam yang bergerak dari makna ke definisi operasional dan akhirnya ke kebijakan yang membumi. Kerangkanya memadukan nash dan maqasid al-syari‘ah dengan siklus metodologis tasawwur, ta‘rif, ta‘lil, tatbiq, dan taqwim. Pendekatan ini diterapkan pada tiga persoalan kontemporer: pengelolaan sampah, keuangan digital untuk zakat-infak-sedekah, dan etika kecerdasan buatan di dunia akademik. Tujuannya adalah ekosistem kepercayaan yang adil, berkelanjutan, dan menjaga martabat ilmu.

The idea of tafaqquh as a way of reviving fiqh sees fiqh as deep understanding that moves from meaning to operational definition and finally to grounded policy. Its framework combines scriptural text and the objectives of sharia (maqasid) with a methodological cycle of tasawwur, ta‘rif, ta‘lil, tatbiq and taqwim. The approach is applied to three contemporary problems: waste management, digital finance for zakat, infaq and sadaqah, and the ethics of artificial intelligence in academia. Its aim is an ecosystem of trust that is just, sustainable and protective of the dignity of knowledge.

Ringkasan ini disusun dari keterkaitan yang tercatat dalam jejaring.This summary is composed from the ties recorded in the network.

Baca entri lengkap →Read the full entry → Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

TerkaitRelated 2

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network


Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →