Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · Sultan & rajaFigure · Sultans & rulers

Sultan Alauddin Riayat Syah al-MukammilSultan Alauddin Riayat Shah al-Mukammil

memerintah 1589–1604

6 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Sultan Alauddin Riayat Syah Sayyid al-Mukammil, sultan kesepuluh Aceh, memerintah pada 1589–1604 dan wafat pada 1605; ia mengklaim keturunan raja Aceh lama dan dikabarkan merintis karier dari nelayan hingga panglima. Pada masanya datang Cornelis de Houtman (1599) serta armada Belanda, Inggris dan Prancis, dan utusan Aceh dikirim ke Belanda; ia diturunkan pada April 1604 dan digantikan putranya Ali Riayat Syah, sementara cucunya Iskandar Muda kelak menjadi sultan.

Sultan Alauddin Riayat Syah Sayyid al-Mukammil, Aceh's tenth sultan, reigned 1589–1604 and died in 1605; he claimed descent from the old royal line and reportedly rose from fisherman to commander. His reign saw Cornelis de Houtman's arrival (1599), Dutch, English and French fleets, and an Acehnese embassy to the Netherlands; he was deposed in April 1604 and succeeded by his son Ali Riayat Syah, while his grandson Iskandar Muda later became sultan.

Sultan pada masa Hamzah Fansuri berkarya dan kakek Iskandar Muda.Sultan in whose reign Hamzah Fansuri flourished and grandfather of Iskandar Muda.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

Politik & jabatanPolitics & office 2

KeluargaFamily 2

Rekan & sezamanComrades & contemporaries 1

SumberSources

  1. id.wikipedia.org/wiki/Sultan_Alauddin_Riayat_Syah

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network


Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →