Tokoh
Tokoh · SarjanaFigure · Scholars
Dr. Abdul Gani AsyikDr. Abdul Gani Asyik
abad ke-20 – 21
5 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Abdul Gani Asyik adalah linguis bahasa Aceh asal Aceh Utara dan mantan dosen Pendidikan Bahasa Inggris pada FKIP Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Tesisnya di IKIP Malang (1972), Atjehnese Morphology, Pase Dialect, mengkaji dialek Pase dan membagi bahasa Aceh ke dalam empat dialek, sekaligus merevisi klasifikasi dialek yang dibuat Snouck Hurgronje. Ia kemudian menulis disertasi A Contextual Grammar of Acehnese Sentences di University of Michigan (1987), salah satu kajian tata kalimat bahasa Aceh berbahasa Inggris yang banyak dirujuk peneliti fonologi dan sintaksis. Pada 2023 ia menjadi narasumber Lokakarya Kosakata Bahasa Aceh yang digelar Balai Bahasa Provinsi Aceh untuk penyusunan kamus, dan membela ejaan berdiakritik yang berakar pada kamus Aceh–Belanda Hoesein Djajadiningrat (1934). Karyanya penting bagi pendokumentasian dialek dan pembakuan ejaan bahasa Aceh.
Abdul Gani Asyik is an Acehnese-language linguist from North Aceh and a former lecturer in English education at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. His 1972 thesis at IKIP Malang, Atjehnese Morphology, Pase Dialect, studied the Pase dialect and divided Acehnese into four dialects, revising Snouck Hurgronje's earlier classification. He later wrote the dissertation A Contextual Grammar of Acehnese Sentences at the University of Michigan (1987), one of the most-cited English-language descriptions of Acehnese sentence structure. In 2023 he was a resource person at the Acehnese Vocabulary Workshop held by the Aceh Provincial Language Office for its dictionary project, defending the diacritic spelling that goes back to Hoesein Djajadiningrat's Acehnese–Dutch dictionary (1934). His work matters for documenting Acehnese dialects and standardising its orthography.
Linguis bahasa Aceh asal Aceh Utara dan mantan dosen Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Syiah Kuala. Tesisnya di IKIP Malang (1972), Atjehnese Morphology, Pase Dialect, membagi bahasa Aceh ke dalam empat dialek; ia menjadi narasumber Lokakarya Kosakata Bahasa Aceh 2023 dan pembela ejaan berdiakritik.An Acehnese-language linguist from North Aceh and former lecturer in English education at Universitas Syiah Kuala. His 1972 thesis at IKIP Malang, Atjehnese Morphology, Pase Dialect, divided Acehnese into four dialects; he was a resource person at the 2023 Acehnese Vocabulary Workshop and defends diacritic spelling.
KeterkaitanConnections
Gagasan & kajianIdeas & scholarship 3
-
Christiaan Snouck HurgronjeChristiaan Snouck Hurgronje
— merevisi klasifikasi dialek darirevised the dialect classification of entrientry -
Ejaan bahasa Aceh berdiakritik dan kamus Balai BahasaDiacritic spelling of Acehnese and the Language Office dictionaries
— narasumber dan perumus empat dialekresource person; proposed four dialects (dari arah Ejaan bahasa Aceh berdiakritik dan kamus Balai Bahasa)(from Diacritic spelling of Acehnese and the Language Office dictionaries) entrientry -
Hoesein DjajadiningratHoesein Djajadiningrat
— meneruskan ejaan berdiakritikcontinues the diacritic spelling of entrientry
Lembaga & dayahInstitutions & dayah 2
-
Balai Bahasa Provinsi AcehBalai Bahasa Provinsi Aceh
— narasumber kamus berdiakritikresource person for the diacritic dictionary 2023 -
Universitas Syiah Kuala (USK)Syiah Kuala University (USK)
— dosen FKIPfaculty member
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network