Langsung ke isiSkip to content
Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

TemaTheme · Islam & UlamaIslam & Scholars

Syariat sebagai tradisi hidupSharia as living tradition

TradisiTradition Pengajian kitab Sabila dan SirusNight study circles on the Sabila and Sirus texts Pengajian malam di dayah Aceh Besar menghadirkan ratusan warga yang membawa kitab Sabīl al-Muhtadīn dan Sīr al-Sālikīn, yang secara populer disebut Sabila dan Sirus. Teungku membacakan kitab lalu memberikan surah,…Night study circles at dayah in Aceh Besar draw hundreds of villagers carrying Sabīl al-Muhtadīn and Sīr al-Sālikīn, popularly called Sabila and Sirus. A teungku reads the text and then… KonsepConcept Siapa “Syiah Kuala” hari ini? Kontestasi otoritas syariatWho is ‘Syiah Kuala’ today? Contested authority over sharia Pertanyaan “siapa yang patut menjadi Syiah Kuala” merangkum krisis otoritas syariat di Aceh kontemporer. Pewaris otoritas hukom kini diperebutkan oleh MPU, MUNA, DPRA/DPRK, ulama dayah, ustaz pesantren, dan alumni Timur…The question ‘who should be Syiah Kuala?’ sums up the crisis of authority over sharia in contemporary Aceh. The heirs to hukom authority are now contested among the MPU, MUNA,… KonsepConcept Syariat Islam sebagai tradisi hidup (living tradition)Sharia as a living tradition Konsep ini membaca Syariat Islam di Aceh bukan semata sebagai produk qanun, melainkan sebagai praktik keagamaan yang dihidupi melalui pengajian kitab, hubungan dengan teungku, dan tradisi dayah. Gagasannya diilhami konsep…This concept reads sharia in Aceh not merely as a product of qanun legislation but as a religious practice lived through kitab study circles, relationships with teungku and the dayah…

← Semua tema dalam bidang iniAll themes in this field