Langsung ke isiSkip to content
Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

TemaTheme · Islam & UlamaIslam & Scholars

Pendidikan Islam & otoritas keagamaanIslamic education & religious authority

KonsepConcept Dari teungku ke ustaz: pergeseran otoritas keagamaanFrom teungku to ustaz: a shift in religious authority Pergeseran dari teungku ke ustaz menggambarkan perubahan sumber otoritas pendidikan Islam di Aceh. Teungku adalah gelar warisan sistem dayah tradisional, tersusun berjenjang dan berakar di kampung. Ustaz berkembang sebagai gelar…The move from teungku to ustaz captures a change in where authority over Islamic education in Aceh comes from. Teungku is a title inherited from the traditional dayah system, hierarchical… LembagaInstitution Dayah Dayah adalah lembaga pendidikan Islam tradisional Aceh dan tempat utama reproduksi ulama. Secara prinsip sistemnya sejajar dengan pesantren di Jawa, surau di Minangkabau, pondok di Malaysia, dan pho no di…The dayah is Aceh's traditional institution of Islamic learning and the principal site where ulama are reproduced. In principle it parallels the pesantren of Java, the surau of Minangkabau, the… KonsepConcept Gelar teungku di luar dayahThe teungku title beyond the dayah Gelar teungku tidak hanya dipakai di lingkungan dayah. Orang Aceh di perantauan disebut Teungku Aceh, kadang diangkat menjadi imam karena dianggap fasih membaca al-Qur’an, namun sebutan yang sama juga melekat…The title teungku is not confined to the dayah. Acehnese living elsewhere are called Teungku Aceh, sometimes appointed prayer leaders because they are thought to recite the Qur’an well, yet… KelompokCommunity Jaringan Sunnah di Aceh UtaraThe ‘Sunnah Network’ in North Aceh Jaringan Sunnah adalah sebutan bagi sebuah komunitas Muslim di Aceh Utara yang menyatakan diri tidak bermazhab dan hanya merujuk pada al-Qur’an dan Sunnah. Pada 2005, setelah tsunami, komunitas ini mendatangkan…The ‘Sunnah Network’ refers to a Muslim community in North Aceh that declares itself unaffiliated to any law school and bound only by the Qur’an and Sunna. In 2005, after… TradisiTradition Meugure: tradisi berguru di AcehMeugure: the Acehnese tradition of discipleship Meugure (berguru) adalah tradisi belajar kepada ulama atau guru, terutama di dayah, yang menjadi nafas kehidupan masyarakat Aceh. Seseorang dianggap berguna bagi masyarakat bila pernah meugure. Relasi guru-murid berlangsung bertahun-tahun…Meugure ('to take a teacher') is the tradition of studying under a scholar or teacher, above all in the dayah, and is described as the lifeblood of Acehnese society. A… LembagaInstitution Pondok pesantren modern di AcehModern pondok pesantren in Aceh Pondok pesantren modern masuk ke Aceh pada 1980-an dengan mengadopsi model Gontor. Menurut sebagian pihak, dayah modern pertama adalah Ulumul Qur’an–Bustanul Ulum di Langsa, Aceh Timur, yang dibangun pada 1983.…Modern pondok pesantren reached Aceh in the 1980s, adopting the Gontor model. By some accounts, the first modern dayah was Ulumul Qur’an–Bustanul Ulum in Langsa, East Aceh, built in 1983.… TradisiTradition Suluk, khalwat, dan Salek Buta di dayahSuluk, khalwat and Salek Buta in the dayah Sebagian dayah di Aceh memelihara tradisi retret spiritual. Di dayah yang dipimpin Abu bertarekat, terutama di Aceh Selatan, suluk dijalankan selama Ramadan. Bila tidak ada syaikh tarekat, santri senior menjalani…Some Acehnese dayah maintain traditions of spiritual retreat. In dayah led by an Abu affiliated with a Sufi order, especially in South Aceh, suluk is practised during Ramadan. Where there… KelompokCommunity Teungku Bale dan Teungku RangkangTeungku Bale and Teungku Rangkang Teungku Bale dan Teungku Rangkang adalah dua jenjang pengajar di bawah Teungku Chik dalam sistem dayah. Teungku Bale mengajar santri di balai dayah, setara tingkat sekolah menengah atas, dan mewakili…Teungku Bale and Teungku Rangkang are the two teaching ranks below the Teungku Chik in the dayah system. The Teungku Bale teach students in the dayah halls, at roughly upper-secondary… KelompokCommunity Teungku Chik (Abu): pemimpin dayah dan pemimpin spiritualTeungku Chik (Abu): dayah heads and spiritual leaders Teungku Chik, yang juga dipanggil Abu atau Abon, adalah ulama tertinggi dalam hierarki keagamaan Aceh dan pemimpin dayah. Kedudukannya setara dengan kiai di pesantren Jawa. Nama panggilan mereka kerap dilekatkan…The Teungku Chik, also addressed as Abu or Abon, stands at the top of Aceh's religious hierarchy and heads a dayah. The position is equivalent to that of the kiai… KelompokCommunity Teungku Meunasah Teungku Meunasah adalah guru agama kampung yang bertugas di meunasah, bukan di dayah. Ia mengajarkan dasar-dasar Islam kepada anak-anak dan menjadi rujukan keagamaan warga kapan saja dibutuhkan. Bersama keuchik, ia…The Teungku Meunasah is the village religious teacher who serves at the meunasah rather than in a dayah. He teaches children the fundamentals of Islam and is the community's religious… KelompokCommunity Ustaz dari Jawa di pesantren Jama‘ah TablighJavanese ustaz in Tablighi Jama‘at schools Sejumlah pesantren yang dikelola Jama‘ah Tabligh di Aceh mendatangkan ustaz muda dari Jawa. Mereka umumnya santri tingkat akhir dari sebuah pesantren di Jawa Tengah yang dikirim kiai untuk mengajar selama…Several pesantren run by the Tablighi Jama‘at in Aceh bring in young ustaz from Java. They are usually final-year students of a pesantren in Central Java, sent by their kiai…

← Semua tema dalam bidang iniAll themes in this field