Tokoh
Tokoh · Sultan & rajaFigure · Sultans & rulers
Sultanah Zaqiatuddin Inayat SyahSultanah Zaqiatuddin Inayat Syah
w. 1688
4 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Sultanah Zaqiatuddin Inayat Syah menggantikan Sultanah Naqiatuddin pada 1678 dan memerintah hingga wafat pada 3 Oktober 1688. Ia menolak permintaan Inggris membangun benteng, menerima utusan Syarif Mekkah (1683), dan meminta Teungku Syiah Kuala (Abdurrauf as-Singkili) menerjemahkan Hadis Arba'in karya Imam Nawawi.
Sultanah Zaqiatuddin Inayat Syah succeeded Sultanah Naqiatuddin in 1678 and reigned until her death on 3 October 1688. She refused English requests to build a fort, received an envoy of the Sharif of Mecca (1683), and asked Teungku Syiah Kuala (Abdurrauf as-Singkili) to translate al-Nawawi's Forty Hadith.
Sultanah Zaqiatuddin Inayat Syah menggantikan Sultanah Naqiatuddin pada 1678 dan memerintah hingga wafat pada 3 Oktober 1688.Sultanah Zaqiatuddin Inayat Syah succeeded Sultanah Naqiatuddin in 1678 and reigned until her death on 3 October 1688.
KeterkaitanConnections
Politik & jabatanPolitics & office 3
-
Kesultanan Aceh DarussalamSultanate of Aceh Darussalam
— sultanahsultanah 1678–1688 entrientry -
Sultanah Naqiyatuddin Nur al-AlamSultana Naqiyyat al-Din Nur al-‘Alam
— penggantisuccessor of 1678 -
Sultanah Zainatuddin Kamalat SyahSultanah Zainatuddin Kamalat Syah
— penggantisuccessor of (dari arah Sultanah Zainatuddin Kamalat Syah)(from Sultanah Zainatuddin Kamalat Syah) 1688
Rekan & sezamanComrades & contemporaries 1
-
Syeikh Abdurrauf as-SingkiliShaykh ‘Abd al-Ra’uf al-Singkili
— menerjemahkan Hadis Arba'in atas permintaantranslated the Forty Hadith at the request of (dari arah Syeikh Abdurrauf as-Singkili)(from Shaykh ‘Abd al-Ra’uf al-Singkili)
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network