Tokoh
Tokoh · PejuangFigure · Fighters
Teungku FakinahTeungku Fakinah
w. 1938
1 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Teungku Fakinah lahir sekitar 1856 di Lam Diran, Lam Krak, Aceh Besar, dari keluarga ulama dan pejabat kesultanan, dan wafat pada 1938 di Beuha, Lam Krak. Suami pertamanya gugur mempertahankan pantai Ulee Lheue pada April 1873, dan suami keduanya, Teungku Nyak Badai, gugur pada 1896; ia sendiri menjadi panglima perang yang memimpin benteng-benteng di Lam Krak dan menghimpun para janda serta perempuan untuk menyuplai beras, dana, dan timah peluru bagi pejuang. Setelah serangan Belanda ke Tangse pada 1899 ia beralih ke perang gerilya sambil terus mengajar, lalu membuka kembali dayahnya di Beuha pada 1911. Ia berangkat haji pada 1915, belajar fikih di Mekkah, dan kembali pada 1918; ia dikenang sebagai pejuang, ulama perempuan, pendidik, dan pekerja sosial.
Teungku Fakinah was born around 1856 in Lam Diran, Lam Krak, Aceh Besar, into a family of scholars and sultanate officials, and died in 1938 at Beuha, Lam Krak. Her first husband was killed defending the Ulee Lheue coast in April 1873 and her second, Teungku Nyak Badai, was killed in 1896; she herself became a war commander leading forts at Lam Krak and organised widows and women to supply rice, money and bullet lead to the fighters. After the Dutch attack on Tangse in 1899 she turned to guerrilla warfare while continuing to teach, then reopened her dayah at Beuha in 1911. She left for the hajj in 1915, studied fiqh in Mecca and returned in 1918; she is remembered as fighter, woman scholar, educator and social worker.
Ulama perempuan, pejuang, dan pendidik dari Aceh Besar yang memimpin pasukan dalam Perang Aceh dan kemudian membina dayah perempuan di Lam Diran; dikenang sebagai pejuang, ulama, pendidik, dan pekerja sosial.A woman scholar, fighter and educator from Aceh Besar who led fighters in the Aceh War and later ran a women’s dayah at Lam Diran; remembered as fighter, scholar, educator and social worker.
KeterkaitanConnections
Karya & peristiwaWorks & events 1
-
Perang Aceh (Prang Sabi)Aceh War (holy war)
— pejuang perempuan dalamwoman fighter in 1873–1904
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network