Tokoh
Tokoh · UlamaFigure · Ulama
Syeikh Syamsuddin as-SumatraniShaykh Shams al-Din al-Sumatrani
w. 1630
5 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network
Latar belakangBackground
Syeikh Syamsuddin bin Abdullah as-Sumatrani, dikenal juga sebagai Syamsuddin Pasai, adalah ulama dan sufi Aceh yang menerima pendidikan awalnya di Aceh dan menjadi murid utama Hamzah Fansuri dalam ajaran wahdat al-wujud. Pada 1602 ia mewakili sultan Aceh dalam perundingan dengan utusan Inggris James Lancaster, dan pada masa Sultan Iskandar Muda (1607–1636) menjabat Syaikh al-Islam, penasihat utama sultan, dan perunding dengan orang asing. Karyanya dalam bahasa Arab dan Melayu antara lain Jawhar al-Haqa’iq, Mir’at al-Mu’minin (1601), dan syarah atas syair-syair Hamzah Fansuri. Ia wafat pada 12 Rajab 1039 H (25 Februari 1630) ketika masih menjabat; sumber lokal menyebut makamnya di Melaka, dikaitkan dengan ekspedisi Aceh ke sana. Sesudah wafatnya, Nuruddin ar-Raniry menyerang ajaran wujudiyah yang ia wariskan, dan sebagian karyanya dibakar.
Syeikh Syamsuddin ibn Abdullah as-Sumatrani, also known as Syamsuddin Pasai, was an Acehnese scholar and Sufi who received his early education in Aceh and became the leading disciple of Hamzah Fansuri in the doctrine of wahdat al-wujud. In 1602 he represented the Acehnese sultan in negotiations with the English envoy James Lancaster, and under Sultan Iskandar Muda (1607–1636) he served as Syaikh al-Islam, chief adviser to the sultan and negotiator with foreigners. His Arabic and Malay works include Jawhar al-Haqa'iq, Mir'at al-Mu'minin (1601) and commentaries on Hamzah Fansuri's poems. He died in office on 12 Rajab 1039 AH (25 February 1630); local accounts place his grave in Melaka, linked to Aceh's expedition there. After his death Nuruddin ar-Raniry attacked the wujudiyya teaching he had passed on, and some of his books were burned.
Murid utama Hamzah Fansuri dan Syaikh al-Islam istana Iskandar Muda.Leading disciple of Hamzah Fansuri and Shaykh al-Islam at the court of Iskandar Muda.
KeterkaitanConnections
Politik & jabatanPolitics & office 2
-
Sultan Iskandar MudaSultan Iskandar Muda
— Syaikh al-IslamShaykh al-Islam to -
Sultanah Safiatuddin Tajul AlamSultana Safiyyat al-Din Taj al-‘Alam
— menikahkan dengan Iskandar Thaniofficiated the marriage of Pernikahan Puteri Seri Alam dan Iskandar Thani berlangsung di hadapannya.
Guru & muridTeachers & students 1
-
Syeikh Hamzah FansuriShaykh Hamzah Fansuri
— murid utamaleading disciple of entrientry
Gagasan & kajianIdeas & scholarship 2
-
Aliran wujudiyah (wahdat al-wujūd)Wujudiyya (waḥdat al-wujūd) school
— peneruscontinuator of -
Teungku Chik Abdul Wahab Tanoh AbeeTeungku Chik Abdul Wahab Tanoh Abee
— mengoleksi manuskrip karyacollected manuscripts of (dari arah Teungku Chik Abdul Wahab Tanoh Abee)(from Teungku Chik Abdul Wahab Tanoh Abee)
SumberSources
← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network