Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · SarjanaFigure · Scholars

RiswandiRiswandi

abad ke-21

1 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Riswandi (Ph.D., S.E., MA.) tercatat sebagai anggota Divisi Pelayanan Kemasyarakatan dan Penerapan IMTAQ dan IPTEK, Departemen Pengembangan IMTAQ-IPTEK dan Inovasi ICMI Orwil Aceh 2026–2031. Ia adalah dosen Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala (USK). Ia menempuh S1 Akuntansi di USK, magister ekonomi di Macquarie University, dan doktor ekonomi pembangunan di Australian National University (2017–2021), lalu menjadi peneliti pascadoktoral J-PAL (2023–2024) di bidang perubahan iklim, energi, dan lingkungan. Sebelumnya ia terlibat di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias pascatsunami, menjadi konsultan Bank Dunia (2006) untuk kajian belanja publik Aceh, dan konsultan Pemerintah Aceh (2010–2023) di bidang pendidikan, kemiskinan, dan hak penyandang disabilitas. Kajiannya mencakup kemiskinan antargenerasi, modal manusia, dan dampak jangka panjang tsunami serta malaria pada masa kanak-kanak, termasuk riset hibah ANU Indonesia Project–SMERU 2024–2025 tentang perubahan iklim dan kesejahteraan penyandang disabilitas.

Riswandi (Ph.D., S.E., MA.) is listed as a member of the Division of Community Service and Application of Faith-and-Science (IMTAQ-IPTEK), Department of IMTAQ-IPTEK Development and Innovation, ICMI Aceh Regional Organisation 2026–2031. He is a lecturer in the Department of Development Economics, Faculty of Economics and Business, Universitas Syiah Kuala (USK). He studied accounting at USK, economics at Macquarie University (master's) and development economics at the Australian National University (PhD, 2017–2021), then held a J-PAL postdoctoral fellowship (2023–2024) on climate change, energy and the environment. Earlier he worked with the Aceh-Nias Rehabilitation and Reconstruction Agency after the tsunami, consulted for the World Bank (2006) on Aceh's public spending, and advised the Aceh government (2010–2023) on education, poverty and disability rights. His research covers intergenerational poverty, human capital and the long-term effects of childhood exposure to the tsunami and malaria, including a 2024–2025 ANU Indonesia Project–SMERU grant study on climate change and the wellbeing of people with disabilities.

Anggota Divisi Pelayanan Kemasyarakatan dan Penerapan IMTAQ dan IPTEK, Departemen Pengembangan IMTAQ-IPTEK dan Inovasi, ICMI Orwil Aceh 2026–2031.Member, Divisi Pelayanan Kemasyarakatan dan Penerapan IMTAQ dan IPTEK, Departemen Pengembangan IMTAQ-IPTEK dan Inovasi, ICMI Aceh 2026–2031.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

  • ICMI Orwil AcehICMI Aceh chapter
    — anggota Divisi Pelayanan Kemasyarakatan dan Penerapan IMTAQ dan IPTEK, Departemen Pengembangan IMTAQ-IPTEK dan Inovasimember, Divisi Pelayanan Kemasyarakatan dan Penerapan IMTAQ dan IPTEK, Departemen Pengembangan IMTAQ-IPTEK dan Inovasi 2026–2031

SumberSources

  1. fsd.usk.ac.id/riswandi
  2. crawford.anu.edu.au/indonesia-project/news/congratulations-dr-riswandi-universitas-syiah-kuala-completion-research

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network