Langsung ke isiSkip to content
Acehnologi Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

Tokoh

Tokoh · PejuangFigure · Fighters

Pang NanggroePang Nanggroe

w. 1910

2 keterkaitan dalam jejaringconnections in the network

Latar belakangBackground

Pang Nanggroe adalah panglima perang Aceh dan sahabat Teuku Chik Tunong yang, sesuai wasiat sahabatnya sebelum dieksekusi Belanda pada 1905, menikahi Cut Meutia dan mengasuh putranya. Bersama Cut Meutia ia melanjutkan perang gerilya melawan Belanda di pedalaman Aceh Utara dan Pasai, bergabung dengan pasukan di bawah Teuku Muda Gantoe. Ia gugur dalam pertempuran pada 26 September 1910; sebulan kemudian Cut Meutia sendiri gugur. Data lain tentang asal-usulnya terbatas dalam sumber yang tersedia.

Pang Nanggroe was an Acehnese war commander and friend of Teuku Chik Tunong who, as his friend had asked before being executed by the Dutch in 1905, married Cut Meutia and raised her son. With Cut Meutia he continued the guerrilla war against the Dutch in the interior of North Aceh and Pasai, joining forces under Teuku Muda Gantoe. He was killed in battle on 26 September 1910; a month later Cut Meutia herself fell. Other details of his origins are scarce in available sources.

Panglima yang menikahi Cut Meutia atas wasiat Teuku Chik Tunong.Commander who married Cut Meutia at Teuku Chik Tunong's behest.

Lihat di papan jejaringView on the network board

KeterkaitanConnections

Organisasi & gerakanOrganisations & movements 1

KeluargaFamily 1

SumberSources

  1. id.wikipedia.org/wiki/Cut_Nyak_Meutia
  2. en.wikipedia.org/wiki/Cut_Nyak_Meutia

← Semua tokoh dan jejaringnya← All figures and their network


Ekosistem KBA13KBA13 InsightKBA13 AcademyAcehnologiArsip & PustakaPeta Ekosistem →