Langsung ke isiSkip to content
Gerbang Studi AcehAceh Studies Gateway

TemaTheme · Islam & UlamaIslam & Scholars

Tasawuf, kebatinan & kekuasaanSufism, kebatinan & power

KonsepConcept Dharma, iman, dan ihsan: batas persamaan Hindu–IslamDharma, iman and ihsan: the limits of Hindu–Islamic equivalence Sebagian pemikir Hindu Indonesia menyamakan dharma dengan iman, dengan merujuk ungkapan Jawa Kuno “Ikang dharma ingaranan widhi”. Kritik dari sudut pandang Islam menegaskan bahwa kedua konsep ini berbeda secara mendasar:…Some Indonesian Hindu writers equate dharma with iman (faith), citing the Old Javanese phrase “Ikang dharma ingaranan widhi”. A critique from an Islamic standpoint stresses that the two are fundamentally… KonsepConcept Empat golongan aliran kebatinanThe four currents of kebatinan Klasifikasi empat golongan kebatinan berasal dari Muhammad Muhsin Jayadiguna, disampaikan Selo Soemardjan dalam makalah tentang kebatinan sebagai gejala sosial, lalu dikutip H.M. Rasjidi. Keempatnya meliputi pengguna kekuatan gaib, pencari penyatuan…The fourfold classification of kebatinan comes from Muhammad Muhsin Jayadiguna, was presented by Selo Soemardjan in a paper on kebatinan as a social phenomenon, and was then cited by H.M.… KonsepConcept Kebatinan sebagai pertahanan: kritik atas tumbalMysticism as defence: a critique of tumbal Kritik normatif ini membedakan kebatinan yang melayani penguasa dari kebatinan yang menasihati penguasa demi rakyat. Kebatinan yang tunduk pada alam disebut cenderung menyembunyikan terawangan buruk dan menerima tumbal, yakni korban…This normative critique contrasts mysticism that serves rulers with mysticism that counsels rulers for the people’s sake. Mysticism that submits to nature is said to conceal ill omens and accept…

← Semua tema dalam bidang iniAll themes in this field